Example floating
Example floating
Example 468x60
BeritaJawa TengahKabupaten Demak

Bupati Demak Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2025: Santri Tangguh, Adaptif, dan Solutif Hadapi Tantangan Zaman

174
×

Bupati Demak Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2025: Santri Tangguh, Adaptif, dan Solutif Hadapi Tantangan Zaman

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID DEMAK JATENG | Pemerintah Kabupaten Demak melaksanakan upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Halaman Alun-Alun Demak, Selasa (22/10/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.” Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Demak Eisti’anah, serta diikuti oleh jajaran Forkopimda, para ulama, kiai, dan santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah Kabupaten Demak.

Dalam amanatnya, Bupati Eisti’anah menyampaikan bahwa tema Hari Santri tahun ini menjadi pengingat bahwa perjuangan santri tidak hanya berhenti di masa lalu, tetapi juga berlanjut hingga saat ini dalam bentuk kontribusi nyata terhadap bangsa.

“kita kembali memperingati Hari Santri Nasional dengan tema ‘Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.’ Tema ini menjadi pengingat bahwa perjuangan santri tidak hanya terbatas pada masa lalu, tetapi juga berlanjut hari ini dalam bentuk kontribusi aktif dalam membangun bangsa dan menghadirkan peradaban dunia yang berkeadilan, beradab, dan berakhlak,” ujar Eisti’anah saat memberikan amanat upacara hari Santri.

Eisti’anah menjelaskan bahwa Demak sebagai Kota Wali memiliki sejarah panjang dalam dakwah dan perjuangan Islam di Nusantara.

“Para wali dan ulama telah meletakkan dasar nilai-nilai luhur yang hingga hari ini masih menjadi pedoman kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, sudah sewajarnya jika para santri dan pesantren di Demak menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, keislaman, dan kemanusiaan,” lanjutnya.

Menurut Eisti’anah, santri masa kini harus menjadi generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar keilmuannya. Santri tidak hanya berperan dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam ekonomi, teknologi, dan sosial kemasyarakatan.

“Santri masa kini adalah sosok yang tangguh, adaptif, dan solutif. Santri yang tidak hanya mahir membaca kitab, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman. Santri yang tidak hanya menjaga akidah, tetapi juga menggerakkan ekonomi umat.” tandasnya.

Lebih lanjut, Bupati Eisti’anah menyampaikan apresiasi kepada seluruh ulama, kiai, nyai, dan santri yang telah berkontribusi menjaga kerukunan serta memperkuat moral masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Demak, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para ulama, kiai, nyai, serta seluruh santri, yang telah dan terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, menjaga kerukunan, serta menjadi pelopor moral dan etika di tengah masyarakat,” ujar Eisti’anah.

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *