Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60
BeritaJawa TengahKabupaten Kendal

Jelang Natal dan Libur Panjang, Pemkab Kendal Percepat Bersih-Bersih Sampah

69
×

Jelang Natal dan Libur Panjang, Pemkab Kendal Percepat Bersih-Bersih Sampah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID KENDAL JATENG | Pemerintah Kabupaten Kendal menegaskan komitmennya memperkuat kebersihan wilayah menjelang perayaan Natal dan libur panjang akhir tahun. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya sorotan publik terhadap persoalan sampah di sejumlah titik.

Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi, menegaskan bahwa momentum libur panjang menjadi ujian penting bagi citra daerah. Menurutnya, Kendal harus tampil sebagai kabupaten yang bersih, nyaman, dan ramah bagi masyarakat maupun tamu dari luar daerah.

Dalam beberapa waktu terakhir, isu pengelolaan sampah di Kendal memang mencuat ke ruang publik. Penumpukan sampah di sejumlah lokasi bahkan sempat viral di media sosial, seiring meningkatnya volume sampah dan keterbatasan daya tampung pengelolaan.

Kondisi paling mencolok terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Darupono. Kapasitas yang penuh serta krisis alat berat sempat menyebabkan sampah meluber hingga menutup akses jalan, sehingga armada pengangkut harus mengantre di luar area TPA.

Situasi tersebut mendorong Pemkab Kendal melakukan percepatan penanganan, terlebih Natal diperkirakan akan diiringi meningkatnya arus kunjungan masyarakat dari luar daerah.

“Ini momentum libur panjang, kita akan menerima banyak tamu. Salah satu yang harus dijaga adalah citra Kendal sebagai kabupaten yang bersih dan nyaman,” ujar Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi.

Ia menegaskan, persoalan sampah yang mencuat dalam beberapa pekan terakhir harus segera ditangani secara konkret agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat dan pendatang.

“Beberapa hari ini persoalan sampah ramai di media sosial. Mumpung ada perhatian bersama, kita berharap sampah-sampah ini segera dibersihkan, termasuk di sungai-sungai, supaya tamu yang datang ke Kendal merasa nyaman,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal, Aris Irwanto, menyampaikan bahwa penanganan sampah saat ini dilakukan dengan memaksimalkan sumber daya yang tersedia, mengingat keterbatasan penambahan tenaga akibat penyesuaian anggaran.

“Penambahan tenaga belum memungkinkan karena APBD sudah ditutup. Karena itu kami maksimalkan tenaga yang ada,” jelas Aris.

Ia mencontohkan, penanganan di titik-titik rawan seperti Kalibuntu dilakukan secara cepat melalui kolaborasi lintas pihak.

“Kami berkolaborasi dengan BPR untuk mengatasi persoalan sampah di Kalibuntu. Termasuk di beberapa lokasi lain seperti sekitar rumah dinas, sudah kami selesaikan dan saat ini kondisinya sudah clear,” katanya.

Meski demikian, Aris menekankan bahwa keberhasilan penanganan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada perubahan perilaku masyarakat.

“Yang paling penting adalah perubahan sikap masyarakat agar tidak memproduksi sampah sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Menjelang perayaan Natal, DLH Kendal juga mengimbau jemaat gereja dan seluruh lapisan masyarakat untuk memberi contoh dalam mengurangi timbulan sampah, baik dari aktivitas pribadi maupun lingkungan sekitar.

“Momentum hari raya ini kami harapkan bisa menjadi contoh kebersamaan dalam menjaga kebersihan, demi Kendal yang bersih, sehat, dan nyaman,” pungkasnya.

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *