Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60
BeritaJawa TengahKota Surakarta

Menilik Arsip Lebih Dekat untuk Pertunjukan Teater

69
×

Menilik Arsip Lebih Dekat untuk Pertunjukan Teater

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID SURAKARTA JATENG | Tilik Sarira menggelar kegiatan menilik Arsip di Bumi Minger, Karanganyar, pada Minggu (20/12). Acara yang berlangsung selama dua hari tiga malam itu mengundang Akbar Yumni selaku pembicara dari Dewan Kesenian Jakarta untuk menilik Arsip kepada Teater pertunjukkan.

Berbicara arsip, kita akan diperkenalkan dengan proses penyimpanan. Dalam kegiatan tersebut, peserta yang didominasi oleh mahasiswa Seni, diperkenalkan bagaimana arsip dapat dipergunakan sebagai bahan untuk menciptakan karya seni.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu, mengajak para peserta untuk berjumpa dengan pelbagai jenis arsip. Sophiyah selaku pemilik Tilik Sarira menegatakan bahwa kegiatan ini, diperuntukan menunjang peserta dalam memahami arsip yang dapat dipergunakan sebagai sumber dalam pembuatan karya seni.

Kegiatan itu punya tema penting. Adalah Dekolonialisasi Arsip. Sebuah meteode untuk membaca arsip secara lebih kritis. Misalnya sebuah foto Soekarno dan Soedirman yang berpelukan, air muka yang berpelukan itu mendorong penilik arsip untuk menyigi masuk yang terselip di dalam sebuah arsip.

“Arsip-arsip beterbaran di sekitar kita, keberadaannya bisa diperuntukan sebagai pemantik mencipatakan karya seni,” ujar Akbar saat menyampaikan materi.

Arsip-arsip yang beterbaran di segala ini itu, menaruh sebuah makna di dalamnya. Kadang arsip yang tersebar harus pula diamati secara kritis. Akbar Yumni mengajak peserta agar membaca arsip secara kritis. “Amatilah arsip secara kritis,” jelas Akbar.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta membawa dokumen arsip. Arsip-arsip itu dipergunakan untuk menjadi sumber dalam pembuatan sebuah karya seni. Mulai dari foto-foto, kliping, penderitaan, hingga catatan lawas di rak keluarga. Dokumen-dokumen disajikan, untuk menjemput arti dalam kesenian.

Melalui kegiatan ini, bayangan untuk menciptakan sebuah karya menyembul satu per satu. Para peserta mempresentasikannya, kemudian peserta ikut pula menanggapinya. Sebuah karya adalah tujuannya. Pelatihan tilik arsip ini, akan menunjang para pegiat seni untuk membikin karya nan menarik.

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *