BERITAOPINI.ID HUMBAHAS SUMUT | Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pendataan Kerusakan Rumah, Fasilitas Umum, dan Jumlah Pengungsi Terbaru Pascabencana di Wilayah Sumatera yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI), Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Kantor Bupati Humbang Hasundutan, Selasa (6/1).
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa Rakor ini bertujuan untuk memperkuat sinkronisasi dan validasi data antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapat berjalan secara efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Mendagri juga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta kementerian teknis terkait. Hal ini diperlukan guna memastikan seluruh data kerusakan rumah, fasilitas umum, serta jumlah pengungsi yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Data yang valid menjadi kunci agar bantuan darurat, relokasi warga, hingga perbaikan infrastruktur dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Kepala daerah terdampak harus memastikan seluruh data kerusakan diverifikasi dengan baik,” tegas Mendagri.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Bupati Humbang Hasundutan telah menugaskan OPD terkait melakukan sinkronisasi dan validasi data-data kerusakan sarana dan prasarana, hingga rumah warga yang rusak terdampak, dan data-data sektoral lainnya di seluruh wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan yang terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor.
Hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Chiristison Marbun, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sabar Hasiholan Purba, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bernard Maori Simamora, Kepala Dinas Sosial Rambe Mardongan Manalu, Kepala Bappelitbangda Pahala Lumban Gaol dan Kepala Dinas PKP Anggiat Simanullang.
















