Example floating
Example floating
Example 468x60
BeritaKota PalembangSumatera Selatan

Solidaritas PC PMII Palembang: Kecam Keras Kasus Dugaan Penganiayaan Oknum Brimob terhadap Siswa di Maluku

69
×

Solidaritas PC PMII Palembang: Kecam Keras Kasus Dugaan Penganiayaan Oknum Brimob terhadap Siswa di Maluku

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOINI.ID PALEMBANG SUMSEL | Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Palembang menyatakan solidaritas dan kecaman keras atas peristiwa dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Brimob Polda Maluku terhadap seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) inisial AT (14) yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Kota Tual, Maluku Tenggara.(detiknews)

Kasus ini bermula pada Kamis pagi, 19 Februari 2026, ketika korban bersama kakaknya melintas di ruas jalan sekitar RSUD Maren – Kota Tual setelah menjalankan ibadah Subuh. Berdasarkan keterangan saksi keluarga, seorang oknum Brimob berinisial Bripda Masias Siahaya (MS) diduga mendekati dan memukul kepala korban menggunakan helm, yang membuat korban terpental dan terjatuh dari sepeda motor. Korban kemudian mengalami pendarahan serta cedera serius dan sempat dirawat di RSUD Karel Sadsuitubun, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIT.(Gelora News)

Pihak Polres Tual telah mengamankan dan menahan oknum Brimob tersebut sejak kejadian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Bripda MS akan diproses secara pidana dan berpotensi menghadapi Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) serta sanksi hukum sesuai ketentuan yang berlaku.(detikcom)

Menanggapi peristiwa yang memicu keprihatinan publik ini, PC PMII Kota Palembang menyampaikan pernyataan resmi solidaritas melalui Ketua PC, Indra Kusumah, saat diwawancarai media melalui telepon:

“Kami dari PC PMII Kota Palembang mengutuk sekeras-kerasnya tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Brimob tersebut. Ini bukan hanya tragedi kemanusiaan, tapi juga mencederai kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Polri harus segera berbenah, jangan sampai lagi kita disuguhkan perilaku oknum yang menyakiti hati masyarakat.
Dalam kasus ini kami menuntut penegakan hukum yang adil dan transparan, sesuai dengan aturan yang berlaku, tanpa tebang pilih.

PC PMII akan mengawal proses hukum ini sampai tuntas agar ada efek jera dan kejadian serupa tidak terulang.”
Indra juga menegaskan bahwa institusi penegak hukum, khususnya Polri, harus mampu menjaga integritas dan profesionalisme agar keadilan benar-benar dirasakan masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi tulang punggung bangsa.

Peristiwa ini sebelumnya telah memicu reaksi keras publik dan seruan dari berbagai pihak, termasuk anggota DPR RI yang mendesak hukuman berat kepada oknum yang terbukti melakukan pelanggaran serius terhadap pelajar, sebagai bentuk efek jera dan perlindungan terhadap hak anak.

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *