Example floating
Example floating
Example 468x60
BeritaKabupaten Penukal Abab Lematang IlirSumatera Selatan

Aktivis Lingkungan MMPL Kecam Keras Operasional Pertamina di PALI: Hentikan Ancaman atau Tinggalkan PALI

24
×

Aktivis Lingkungan MMPL Kecam Keras Operasional Pertamina di PALI: Hentikan Ancaman atau Tinggalkan PALI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID PALI SUMSEL | Koordinator Mahasiswa dan Masyarakat PALI Peduli Lingkungan (MMPL), Edo Saputra, S.Pd, melontarkan kritik sangat keras terhadap aktivitas PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 yang dioperasikan oleh Pertamina EP Pendopo Field di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang dinilai telah berulang kali membahayakan keselamatan warga dan merusak lingkungan.

Edo menegaskan bahwa masyarakat PALI tidak boleh terus dijadikan korban dari lemahnya pengelolaan keselamatan industri migas. Ia menilai berbagai insiden kebocoran pipa dan gangguan operasional yang terjadi selama ini menunjukkan kegagalan perusahaan dalam menjamin keamanan wilayah operasi.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya menimbulkan rasa takut bagi masyarakat, tetapi juga mengancam kesehatan warga serta keberlanjutan lingkungan hidup di daerah penghasil migas tersebut.

“Ini bukan lagi persoalan teknis, ini persoalan keselamatan rakyat. Jika perusahaan sebesar Pertamina tidak mampu menjamin keamanan operasionalnya, maka lebih baik hentikan aktivitasnya atau tinggalkan PALI,” tegas Edo dalam pernyataannya, Jumat (27/2/2026).

Edo menyebut kejadian kebocoran pipa dan potensi pencemaran lingkungan sebagai bentuk kelalaian sistematis yang tidak bisa lagi ditoleransi. Menurutnya, masyarakat sudah terlalu lama hidup berdampingan dengan risiko kebakaran, ledakan, dan pencemaran akibat aktivitas migas.

Ia menilai perusahaan energi nasional seharusnya menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan, bukan justru menjadi sumber ancaman.

“Jangan jadikan PALI sebagai ladang keuntungan semata. Kekayaan alam diambil, tetapi risiko ditinggalkan kepada rakyat. Ini bentuk ketidakadilan lingkungan yang nyata,” katanya.

Edo juga mengkritik keras lemahnya pengawasan pemerintah terhadap aktivitas perusahaan migas di PALI. Ia menilai negara tidak boleh tunduk terhadap kepentingan korporasi jika keselamatan masyarakat terancam.

Menurutnya, pemerintah daerah dan lembaga pengawas wajib bertindak tegas sebelum terjadi korban jiwa.

“Kalau negara tidak hadir melindungi rakyatnya, maka rakyat akan bergerak sendiri. Keselamatan masyarakat lebih penting daripada keuntungan perusahaan,” ujarnya.

MMPL menyatakan siap menggalang kekuatan mahasiswa dan masyarakat untuk melakukan aksi besar-besaran apabila tidak ada perbaikan nyata dari pihak perusahaan.

Edo menegaskan bahwa gerakan masyarakat akan terus dilakukan sampai ada jaminan keselamatan yang jelas.

“Jika ancaman lingkungan ini terus dibiarkan, kami akan menggerakkan mahasiswa dan masyarakat. Kami tidak akan berhenti sampai keselamatan rakyat benar-benar dijamin,” tegasnya.

Sebagai penutup, Edo menyampaikan ultimatum keras kepada Pertamina agar segera melakukan perbaikan menyeluruh.

“Ini peringatan serius. Pertamina harus memilih: memperbaiki sistem keselamatan secara total atau angkat kaki dari bumi Serepat Serasan. Kami tidak akan membiarkan tanah kami menjadi korban kelalaian industri,” pungkas Edo.

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60