BERITAOPINI.ID SURAKARTA JATENG | Menjelang libur akhir tahun 2025, serta perayaan Natal 2025, konsumsi pangan bakal berimbas oleh mekanisme pasar.
Perum BULOG Kantor Cabang memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga, saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Nanang Harianto selaku Pimpinan Cabang BULOG memastikan ketersediaan pangan di Surakarta aman. Nanang beserta tim BULOG melakukan penyisiran di pasar Tradisional di Surakarta guna memastikan ketersediaan pangan.
Badan Pangan Nasional (BAPANAS) turut dalam pendampingan, menyisir ketersediaan pangan di Surakarta. Mereka menyisir, mencatat kios-kios yang menjual beberapa kebutuhan bahan pangan pokok.
Kata Nanang ketersediaan stok beras di Surakarta terhitung aman. Kurang lebih 61.000 ton beras telah tersimpan di gudangBulog se-Solo Raya.
Selain itu stok MinyaKita, telah disediakan sebesar 196.000 liter.
Melalui stok tersebut BULOG dan BAPANAS memastikan, bahwa ketersediaan pangan di Surakarta terhitung aman dan cukup, untuk memenuhi permintaan pasar saat libur Tahun Baru 2026 dan Natal 2025.
“Jumlah stok yang kami miliki cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga musim panen berikutnya,” ujar Nanang.
Nanang menegaskan bahwa BULOG Surakarta berkomitmen untuk tetap siaga menjaga pasokan pangan, termasuk selama periode libur hari besar keagamaan dan pergantian tahun.
Lebih lanjut, Nanang berharap rangkaian distribusi pangan di akhir tahun 2025 dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Menurutnya, sinergi antara BULOG, pemerintah, dan para pelaku pasar menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan serta stabilitas harga di wilayah Solo Raya.
















