Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60
BeritaJawa TengahKota Surakarta

Komjen Purnawirawan Oegroseno Singgung Ijazah Joko Widodo, Ini Pengakuannya!

24
×

Komjen Purnawirawan Oegroseno Singgung Ijazah Joko Widodo, Ini Pengakuannya!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID SURAKARTA JATENG | Pihak penggugat datangakan saksi mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno, untuk memberi penjelasan terkait ijazah Joko Widodo pada Selasa (13/01) di Pengadilan Negeri Surakarta.

Dalam gugatan 211/Pdt.G/2025/ PN Skt itu menyeret nama presiden ke-7 Joko Widodo. Selain Oegroseno, pihak penggugat turut mengundang Sujito yang mengantongi ijazah Universitas Gadjah Mada pada 1985.

Pihak penggugat mendatang Oegorseno dan Sujito untuk menyampaikan penguatan bukti atas gugatan Bungun Sutoto dan Rekan dalam sidang Citizen Lawsuit.

Mantan Jendral bintang tiga itu, mengatakan bahwa dirinya sempat menilik ijazah milik Joko Widodo. Ia mempertanyakan, ketika foto yang berada di dalam ijazah di mana sempat berseliweran di media sosial di mana sempat diunggah oleh Dian Sandi, tahun lalu. Menurutnya terdapat perbedaan dari segi fisiologis atas ijazah Joko Widodo.

Sidang yang dipimpin oleh Achmad Satibi, memberikan waktu kepada Oegroseno untuk mengungkap. Hakim menanyai Oegroseno, kapan dirinya bertemu dengan presiden ketujuh itu. Kata Jendral bintang tiga itu, ia bertemu dengan Joko Widodo saat ia menjabat sebagai Presiden RI pada tahun 2015.

Perjumpaan dengan Joko Widodo membuka tabir syak wasangka. Ia mendaku dirinya melihat ijazah milik Jokowi saat ijazah itu bersliweran di media sosial. Ia mempertanyakan terkait dengan kacamata, rahang, dan hudung yang menurutnya penuh kejanggalan.

“Kita di pendidikan belajar forensik, foto kehakiman, tulis kehakiman, tanda tangan dalam dokumen kita juga pelajar,” jelas Oegroseno di persidangan Pengadilan Negeri Solo pada Selasa (13/01/2026).

Atas pengamatan itu, Oegroseno mendesak pihak kepolisian Republik Indonesia agar mengambil langkah tepat. “Jika dugaan ini harus dibuktikan, pihak kepolisian harus fokus. Karena kita harus bisa memberi jawaban kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, dirinya turut mendorong pihak Komisi Pemilihan Umum agar lebih ketat dalam memverivikasi sebuah dokumen.

Kemudian hakim Achmad Satibi menanyi Oegroseno terkait dengan keabsahan ijazah milik Joko Widodo. Ia menandaskan bahwa dirinya menilik ijazah yang sempat di sebarkan oleh kader Partai Solidaritas Indonesia Dian Sandi.

“Apakah wajah pak Jokowi sama dengan yang ada di buku alumni dan di platform Twitter yang saudara saksi lihat?” tanya Hakim.

“Berbeda jauh,” jawab Oegroseno.

Kegelisahan Oegroseno tak berhenti dalam renungan. Ia mengutarakan dirinya sempat berdiskusi dengan beberapa pihak antara lain Roy Suryo, Rimon, dan dr. Tifa.

Di hari yang sama saksi Sujito hadir dalam persidangan. Kapasitas Sujito sebagai pembukti ijazah keluaran dari Universitas Gadjah Mada. Ia sebagai ahli waris dari kakaknya yang lulus dari kampus Gadjah Mada.

Di hadapan wartawan, ia mengatakan. “Ijazah asli kalau disorot senter, akan nampak hologramnya, sebagai salah satu indikasi ini asli,” pungkasnya

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *