Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineKota PalembangSumatera Selatan

Aklamasi Penuh Semangat Persatuan, Abdul Basith Ridlo dan Luluk Sholiatin Nahkodai PMII Komisariat UIN Raden Fatah Palembang Ke-XXXVI

90
×

Aklamasi Penuh Semangat Persatuan, Abdul Basith Ridlo dan Luluk Sholiatin Nahkodai PMII Komisariat UIN Raden Fatah Palembang Ke-XXXVI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID PALEMBANG, SUMSEL | Rapat Tahunan Komisariat (RTK) Ke-XXXVI Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia berlangsung dengan khidmat, demokratis, dan penuh semangat persaudaraan, di Sekretariat PKC PMII Sumsel pada Sabtu (27/06/2026).

Forum tersebut menetapkan Abdul Basith Ridlo sebagai Ketua Komisariat PMII UIN Raden Fatah Palembang Ke-XXXVI dan Luluk Sholiatin sebagai Ketua KOPRI Komisariat PMII UIN Raden Fatah Palembang Ke-XXXVI.

Keduanya terpilih secara aklamasi dengan dukungan penuh dari seluruh Ketua Rayon dan Ketua KOPRI Rayon di lingkungan UIN Raden Fatah Palembang. Keputusan tersebut menjadi cerminan soliditas kader serta komitmen bersama untuk melanjutkan estafet perjuangan organisasi.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua PC PMII Palembang, Indra Kusuma, S.Sos. beserta jajaran PC PMII Palembang menjadi bentuk dukungan terhadap proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan yang berjalan secara demokratis sesuai mekanisme organisasi.

Momentum RTK Ke-XXXVI juga menjadi akhir masa kepengurusan Ketua Komisariat demisioner M. Ryamizar beserta Ketua KOPRI Komisariat demisioner, yang telah mengemban amanah organisasi selama satu periode dan menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada generasi berikutnya.

Dalam pernyataan perdananya sebagai Ketua Komisariat terpilih, Abdul Basith Ridlo menegaskan bahwa kepengurusannya akan berfokus pada penguatan nilai kekeluargaan, kaderisasi, dan regenerasi organisasi.

“PMII bukan hanya tempat berhimpun, tetapi rumah besar bagi seluruh kader. Karena itu, prioritas kami adalah mempererat rasa kekeluargaan agar tidak ada lagi sekat antarkader, memperkuat kaderisasi yang berorientasi pada kualitas, serta memastikan regenerasi kepemimpinan berjalan secara berkelanjutan. PMII Komisariat UIN Raden Fatah Palembang harus menjadi ruang lahirnya kader-kader yang berintegritas, berintelektual, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah”, ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk meninggalkan perbedaan yang muncul selama proses forum dan kembali bersatu membangun organisasi.

“Hari ini tidak ada lagi kubu ataupun perbedaan pilihan. Yang ada hanyalah satu tujuan, yaitu membesarkan PMII Komisariat UIN Raden Fatah Palembang. Kepengurusan ini bukan milik Abdul Basith Ridlo dan Luluk Sholiatin semata, melainkan milik seluruh kader. Mari kita bergandengan tangan, memperkuat solidaritas, menghidupkan budaya diskusi, serta menciptakan kaderisasi yang melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan,” ucapnya.

Dengan kepemimpinan baru, diharapkan PMII Komisariat UIN Raden Fatah Palembang mampu menghadirkan gerakan yang semakin progresif, memperkuat budaya intelektual, menjaga tradisi kaderisasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kampus, masyarakat, dan bangsa.

“Merawat Persaudaraan, Menguatkan Kaderisasi, Meneguhkan Regenerasi, untuk PMII yang Lebih Maju dan Berdampak,” tutupnya.

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60