Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineJawa TengahKabupaten Brebes

Program Strategi Sistem Prioritas Jalan Mantap Diluncurkan, Wabup Brebes Jelaskan Tujuannya

27
×

Program Strategi Sistem Prioritas Jalan Mantap Diluncurkan, Wabup Brebes Jelaskan Tujuannya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID BREBES, JAWA TENGAH | Pemerintah Kabupaten Brebes resmi meluncurkan Program Strategi Sistem Prioritas Jalan Mantap sebagai upaya memperkuat konektivitas infrastruktur menuju kawasan ketahanan pangan. Program ini bertujuan sebagai langkah strategis dalam menentukan prioritas pembangunan dan pemeliharaan jalan yang memiliki dampak langsung terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Program tersebut diresmikan oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja, di Aula KPT Brebes, Kamis (6/8).

Penggagas dari program ini adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, Dani Asmoro.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Wurja mengatakan, inovasi itu sangat bagus. Terutama untuk menjamin ketersediaan infrastruktur jalan yang mantap. Hal itu menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas pertanian.

“Apalagi, desain besarnya jika ada masukan jalan berlubang dari masyarakat langung dieksekusi. Sehingga kedepannya tidak ada lagi jalan berlubang,” ujarnya.

Namun, kata dia, akan berbeda jika kondisi jalan itu rusak parah. Tentu, ada penanganan khusus bisa melalui pemeliharaan atau perbaikan berat. Di sisi lain, jlan yang baik akan memperlancar distribusi hasil panen, menekan biaya transportasi, serta meningkatkan kesejahteraan para petani.

“Program ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Brebes untuk menghadirkan infrastruktur yang tepat sasaran. Prioritas pembangunan jalan akan difokuskan pada ruas-ruas yang menopang kawasan ketahanan pangan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes, Dani Asmoro, menjelaskan, Strategi Sistem Prioritas Jalan Mantap disusun dengan latar belakang persoalan anggaran daerah untuk penanganan jalan yang semakin terbatas. Hal itu karena adanya efisiensi anggaran. Sehingga dilaksanalan stategi pemetaan kebutuhan dan prioritas penanganan jalan yang rusak.

“Di sisi lain, melalui inovasi itu perencanaan penanganan jalan rusak lebih terarah, efisien dan berkesinambungan,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, dari total panjang jalan yang menjadi kewenangan kabupaten sepanjang 1.200 kilometer (KM) lebih, saat ini yang kondisinya mantap (baik-red) sebesar 63 persen. Sisanya, 37 persen kondisinya tidak mantap (rusak-red).

“Dalam program ini kami juga membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) penanganan jalan. Melalui tim ini, akan merespon cepat laporan masyarakat terkait jalan berlubang. Namun untuk jalan yang kondisinya rusak parah, penangananya dilakukan dengan mekanisme yang sudah ada,” ungkapnya.

Dani berharap, adanya fasilitas TRC dan website laporan jalan berlubang, masyarakat bisa berpastisipasi memberikan masukan. Terutama, saat menemukan kondisi jalan berlubang.

“Melalui Program Strategi Sistem Prioritas Jalan Mantap ini, kami berharap pembangunan infrastruktur jalan semakin terarah. Yakni, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat posisi Brebes sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan di Jawa Tengah,” pungkasnya.

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60