Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60
AcehBeritaKabupateng Nagan Raya

Festival Santri ke-2 Dayah Syattariyah: Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Era Digitalisasi – Dihadiri Bupati Nagan Raya

112
×

Festival Santri ke-2 Dayah Syattariyah: Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Era Digitalisasi – Dihadiri Bupati Nagan Raya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID NANGAN RAYA ACEH |  Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan menumbuhkan semangat keislaman di kalangan generasi muda, Dayah Syattariyah kembali menggelar Festival Santri ke-2 dengan tema Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Era Digitalisasi.
Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Nagan Raya jajaran Forkopimda, para ulama, tokoh masyarakat, serta ratusan santri dan wali santri dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Pimpinan Dayah Syattariyah, Tgk. Herman, menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga bentuk ikhtiar untuk menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah di tengah derasnya arus teknologi digital.

Santri hari ini harus mampu menjadi teladan akhlak Nabi Muhammad SAW, bukan hanya di dunia nyata, tetapi juga di ruang digital. Dunia maya harus menjadi ladang dakwah, bukan tempat hilangnya nilai moral dan kesantunan, ujar Tgk. Herman.

Beliau menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak seharusnya menjauhkan manusia dari nilai-nilai agama, melainkan menjadi sarana untuk memperkuat dakwah, memperluas ilmu pengetahuan, dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Dayah akan terus berkomitmen melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, dan berakhlak mulia dalam setiap aspek kehidupan, tambahnya.

Sementara itu, Bupati Nagan Raya teuku raja keumangan TRK dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Dayah Sattariyah atas dedikasi dan kontribusinya dalam membina generasi muda daerah. Beliau menilai bahwa kegiatan seperti Festival Santri sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pembentukan karakter religius.

Pemerintah daerah siap mendukung penuh kegiatan dayah seperti ini. Santri harus menjadi pelopor moral di tengah era digital, agar kemajuan teknologi membawa manfaat, bukan kemunduran akhlak, tegas Bupati.

Festival Santri ke-2 ini menampilkan beragam kegiatan keislaman dan edukatif, seperti lomba tilawah, tartil, adzan dan cerdas cermat islami. Semua kegiatan dirancang untuk mengasah potensi santri sekaligus memperkuat nilai religius di era modern.

Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama dan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba, disertai harapan agar momentum ini menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi santri yang berilmu, beradab, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman utama, tutupnya.

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *