BERITAOPINI.ID PALI, SUMSEL | Ketua DPRD Kabupaten PALI, H. Ubaidillah, S.H., menegaskan bahwa Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal arah pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan H. Ubaidillah saat menghadiri Musyawarah Daerah (MUSDA) III Majelis Daerah KAHMI Kabupaten PALI yang digelar pada Minggu, 5 Juli 2026, di Ballroom Hotel Srikandi, Kabupaten PALI. MUSDA kali ini mengusung tema “Revitalisasi Peran KAHMI sebagai Mitra Strategis Pembangunan dalam Mewujudkan Masyarakat Mandiri, Adil dan Sejahtera.”
Menurut Ubaidillah, tema yang diangkat sangat relevan dengan dinamika pembangunan daerah yang membutuhkan kolaborasi berbagai elemen masyarakat, khususnya kalangan intelektual dan profesional yang tergabung dalam KAHMI.
“KAHMI bukan sekadar organisasi alumni. KAHMI adalah wadah berhimpunnya para pemikir, akademisi, birokrat, pengusaha, tokoh masyarakat, dan berbagai profesi yang memiliki kapasitas besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten PALI. Potensi ini harus terus dirawat dan dioptimalkan,” ujar Ubaidillah.
Ia menilai, di tengah berbagai tantangan pembangunan, kehadiran KAHMI diharapkan mampu menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan, melalui gagasan-gagasan yang objektif, kritis, dan solutif.
“Sebagai organisasi yang lahir dari tradisi intelektual, KAHMI harus mampu menjaga independensi pemikiran sekaligus menjadi mitra strategis yang memberikan kritik membangun, masukan yang konstruktif, serta solusi bagi kemajuan daerah. Daerah akan semakin maju apabila seluruh elemen mampu bersinergi dengan semangat kebersamaan,” katanya.
Ketua DPRD PALI tersebut juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MUSDA III KAHMI dan berharap forum tersebut mampu melahirkan kepengurusan yang memiliki integritas, visi yang kuat, serta mampu menjawab tantangan organisasi di masa depan.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan MUSDA III KAHMI Kabupaten PALI. Semoga proses musyawarah berjalan demokratis, penuh semangat kekeluargaan, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa KAHMI semakin maju serta semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ubaidillah menegaskan bahwa DPRD Kabupaten PALI senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan seluruh organisasi kemasyarakatan, termasuk KAHMI, dalam merumuskan berbagai gagasan strategis demi percepatan pembangunan daerah.
“Kabupaten PALI membutuhkan kebersamaan. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, DPRD juga tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh komponen masyarakat agar cita-cita mewujudkan masyarakat yang mandiri, adil, dan sejahtera benar-benar dapat diwujudkan. Saya optimistis KAHMI akan terus menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Kabupaten PALI,” tutupnya.


















