Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineKabupaten Ogan IlirSumatera Selatan

Dugaan Mafia BBM Ilegal di Ogan Ilir Disorot, Warga Keluhkan Antrean dan Desak Aparat Bertindak

28
×

Dugaan Mafia BBM Ilegal di Ogan Ilir Disorot, Warga Keluhkan Antrean dan Desak Aparat Bertindak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID OGAN ILIR, SUMSEL | Dugaan maraknya praktik mafia BBM ilegal di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, kembali menjadi sorotan publik. Informasi mengenai dugaan aktivitas pengoplosan dan peredaran BBM ilegal tersebut beredar di media sosial dan disebut terjadi di sejumlah titik yang lokasinya tidak jauh dari lingkungan Polres Ogan Ilir.

Dalam informasi tersebut, seorang berinisial E yang disebut beralamat di kawasan Jl. Ibul Besar 2 dikaitkan dengan dugaan aktivitas mafia BBM ilegal di Ogan Ilir. Selain itu, terdapat pula penyebutan sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan atau pengoplosan BBM, salah satunya di kawasan Jl. Permata Baru.

Dugaan tersebut mencuat di tengah keluhan masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah kios maupun tempat penjualan BBM. Masyarakat disebut harus menghadapi antrean, sementara di sisi lain beredar informasi mengenai adanya pihak-pihak yang diduga menjalankan praktik penimbunan, pengoplosan, atau distribusi BBM secara ilegal.

Namun, hingga berita ini disusun, informasi mengenai dugaan mafia BBM ilegal tersebut masih merupakan klaim yang beredar di masyarakat dan media sosial. Belum terdapat keterangan resmi yang menyatakan bahwa pihak tertentu telah ditetapkan sebagai pelaku atau tersangka dalam perkara tersebut.

Sorotan publik juga mengarah kepada jajaran Polres Ogan Ilir, khususnya Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., untuk memastikan apakah dugaan aktivitas BBM ilegal tersebut benar terjadi dan mengambil langkah penegakan hukum apabila ditemukan bukti pelanggaran.

Informasi yang beredar menyebutkan adanya dugaan aktivitas pencampuran atau pengoplosan BBM jenis solar dan Pertalite. Praktik semacam itu, apabila terbukti dilakukan tanpa izin dan melanggar ketentuan yang berlaku, dapat menimbulkan persoalan serius karena menyangkut keamanan konsumen, distribusi energi, serta potensi kerugian masyarakat dan negara.

Dugaan mafia BBM ilegal juga menjadi perhatian karena distribusi bahan bakar bersubsidi memiliki aturan tersendiri. Penyalahgunaan distribusi BBM dapat berdampak langsung terhadap masyarakat yang bergantung pada ketersediaan bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam kondisi seperti ini, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan pada titik penjualan. Aparat juga perlu menelusuri rantai distribusi, mulai dari sumber BBM, pengangkutan, penyimpanan, hingga penjualan kepada konsumen.

Salah satu pertanyaan yang muncul di tengah masyarakat adalah bagaimana aktivitas yang disebut-sebut berada tidak jauh dari Polres Ogan Ilir dapat berlangsung apabila benar terjadi secara terbuka.

Selain meminta perhatian Polres Ogan Ilir, publik juga mendorong Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan untuk ikut memantau dugaan tersebut. Nama Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Doni Satrya Sembiring turut disebut dalam tuntutan masyarakat agar dugaan aktivitas BBM ilegal dapat diperiksa secara menyeluruh.

Dalam pemberantasan mafia BBM ilegal, penindakan terhadap pelaku lapangan saja tidak selalu cukup. Aparat perlu menelusuri asal barang, jalur distribusi, pihak yang menyediakan, pihak yang mengangkut, lokasi penyimpanan, serta jaringan yang memperoleh keuntungan dari kegiatan tersebut.

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60