BERITAOPINI.ID PALI, SUMSEL | Wakil Ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), H. Kristian, S.M. meninjau langsung progres pembangunan akses jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Talang Miring yang berada di Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Selasa 15 September 2026.
Pembangunan akses tersebut dilakukan secara swadaya melalui semangat gotong royong dan kerja sama masyarakat setempat. Inisiatif tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian warga dalam menghadirkan akses infrastruktur yang dapat menunjang kepentingan serta kebutuhan masyarakat secara bersama.
Dalam peninjauan tersebut, H. Kristian didampingi Lurah Talang Ubi Timur, Aan Supriadi, S.E., M.M. beserta jajaran, serta Lurah Pasar Bhayangkara, Amar Nofta Romansyah, S.Sos. bersama staf. Turut hadir pula para ketua RW dan RT dari wilayah Talang Ubi Timur dan Kelurahan Pasar Bhayangkara.
Di sela-sela kunjungan, H. Kristian menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berinisiatif dan bergotong royong dalam mendukung pembangunan akses menuju TPU Talang Miring.
Menurutnya, semangat kebersamaan seperti ini merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan di tingkat masyarakat.
Ia juga memberikan motivasi kepada warga agar semangat gotong royong tersebut terus dipelihara dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas lingkungan serta fasilitas umum.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan tersebut, H. Kristian turut menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terlibat dalam pembangunan akses jalan tersebut.
“Apa yang dilakukan masyarakat ini merupakan bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kepentingan bersama. Pemerintah, wakil rakyat dan masyarakat perlu terus membangun sinergi agar berbagai kebutuhan infrastruktur yang menyentuh kepentingan umum dapat kita dorong bersama,” ujar H. Kristian yang juga merupakan ketua DPC PDIP Pali.
Ia menambahkan, pembangunan yang lahir dari kebersamaan masyarakat tidak hanya menghasilkan manfaat secara fisik, tetapi juga memperkuat rasa kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.
Semangat swadaya dan gotong royong tersebut diharapkan dapat terus berkembang sebagai kekuatan masyarakat dalam mendukung pembangunan di Kabupaten PALI.

















