BERITAOPINI.ID BATANG, JAWA TENGAH | Sebanyak 93 botol oli yang sempat dibawa warga dari lokasi kecelakaan truk di Jalan Pantura Poncowati, Desa Plelen, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, akhirnya dikembalikan kepada pihak kepolisian. Pengembalian barang tersebut dilakukan secara sukarela oleh sejumlah warga setelah sebelumnya muatan truk tercecer akibat kecelakaan yang terjadi pada Selasa (6/10/2026).
Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono membenarkan adanya pengembalian sejumlah oli yang sempat diambil warga dari lokasi kejadian. Menurutnya, jajaran Polsek Gringsing telah menindaklanjuti peristiwa tersebut dengan melakukan koordinasi dan pengamanan terhadap barang-barang yang tercecer.
“Sudah ditindaklanjuti Polsek Gringsing dan barang-barang dari warga itu alhamdulillah secara sadar masyarakat mengembalikan. Di Polsek sudah dikembalikan,” kata Warsono, Kamis (8/10/2026).
Warsono menjelaskan, sesaat setelah menerima laporan kecelakaan, personel Polsek Gringsing langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Petugas juga berkoordinasi dengan pemilik muatan agar oli yang berserakan di sekitar lokasi kejadian dapat segera dievakuasi.
“Ketika kejadian, personel kita terutama dari Polsek Gringsing datang ke TKP untuk melakukan pengamanan dan koordinasi dengan pihak pemilik barang supaya segera dievakuasi,” ungkapnya.
Meski demikian, sejumlah barang diketahui telah dibawa warga sebelum petugas tiba di lokasi. Namun, setelah dilakukan tindak lanjut oleh kepolisian, warga yang sebelumnya membawa oli tersebut bersedia menyerahkannya kembali tanpa paksaan.
“Barang-barang yang saat itu mungkin belum kita hadir, yang dibawa warga, alhamdulillah secara sadar warga itu sudah mengembalikan,” tuturnya.
Berdasarkan data pengembalian barang, sedikitnya 93 botol oli telah diserahkan kembali kepada kepolisian oleh tiga warga. Rinciannya, satu botol oli dikembalikan warga berinisial SJ, sembilan botol oli merek Mesran kemasan 10 liter diserahkan AR, serta 83 botol oli Mesran kemasan satu liter dikembalikan AT.
Kendati demikian, Warsono mengaku belum dapat memastikan jumlah keseluruhan oli yang sempat dibawa warga maupun yang telah dikembalikan. Ia memastikan bahwa berdasarkan laporan dari Kapolsek Gringsing, barang-barang yang diserahkan tersebut telah ditindaklanjuti dan proses evakuasi muatan dilakukan oleh pihak pemilik.
“Jumlahnya saya kurang tahu persis, tapi laporan dari Kapolsek sudah dikembalikan. Dan dari pihak pemilik barang juga sudah mengevakuasi barang tersebut,” jelasnya.
Menanggapi kejadian tersebut, Warsono mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil barang yang tercecer akibat kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, setiap kecelakaan merupakan musibah bagi pihak yang terlibat sehingga masyarakat seharusnya menunjukkan kepedulian dan membantu proses penanganan di lokasi.
“Kita mengimbau juga kepada warga. Karena itu ibaratnya orang kena musibah, kita harus berempati,” katanya.
Warsono juga memahami bahwa keberadaan barang-barang yang berserakan di jalan dapat menarik perhatian warga sekitar. Meski begitu, ia mengapresiasi kesadaran masyarakat yang akhirnya memilih mengembalikan barang tersebut kepada pihak berwenang.
“Mungkin ada warga-warga yang tertarik atau bagaimana melihat barang itu, tapi dengan secara sadar mereka mengembalikan,” tuturnya.
Sementara itu, berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan yang menyebabkan muatan oli tercecer tersebut melibatkan truk Wing Box Isuzu bernomor polisi N 9481 UV dan Light Truck Mitsubishi bernomor polisi K 9422 PP. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Pantura Poncowati, Desa Plelen, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.
Truk Wing Box Isuzu dikemudikan Puput Adhityo (42), warga Kabupaten Tegal, sedangkan Light Truck Mitsubishi dikemudikan Muhammad Nur Fathat (31), warga Kecamatan Batang.
Kecelakaan bermula ketika truk Wing Box Isuzu melaju dari arah barat menuju timur. Saat melintasi ruas jalan yang menikung ke kanan dengan kondisi menurun, kendaraan tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman atau rem blong.
Akibatnya, pengemudi kehilangan kendali hingga kendaraan oleng dan menabrak Light Truck Mitsubishi. Benturan tersebut menyebabkan truk Wing Box Isuzu terguling dan masuk ke jurang, sementara sebagian muatannya berhamburan di sekitar lokasi kecelakaan.
Tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka berat dalam peristiwa tersebut. Namun, seorang penumpang truk Wing Box bernama Agus Setiawan (35) mengalami luka lecet pada kaki kiri. Korban yang masih dalam kondisi sadar kemudian dibawa ke RSI Kabupaten Kendal untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga kini, penanganan kecelakaan tersebut telah dilakukan oleh pihak kepolisian. Sementara itu, muatan oli yang sebelumnya tercecer dan sempat dibawa sejumlah warga telah dikembalikan serta dievakuasi oleh pemilik barang. Kepolisian kembali mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dan kepedulian terhadap korban apabila menjumpai peristiwa kecelakaan di jalan raya.

















