Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineJawa TengahKabupaten Batang

Kenduri Batik 2026 di Hutan Pinus Batang, Lestarikan Budaya dan Promosikan Wisata Daerah

36
×

Kenduri Batik 2026 di Hutan Pinus Batang, Lestarikan Budaya dan Promosikan Wisata Daerah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID BATANG, JAWA TENGAH | Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Kenduri Batik 2026 di Si Kembang Park, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan untuk memperingati Hari Batik Nasional ini menjadi ajang pelestarian batik sekaligus promosi wisata dan ekonomi kreatif daerah.

Berlangsung sejak pagi hingga malam, kegiatan ini menghadirkan pameran Batik Tulis Rifaiyah, Batik Batangan, Batik Warna Alam, dan Batik Gringsing. Selain itu, terdapat Ngaji Batik, talkshow bersama pemerhati batik, festival kuliner tradisional, hingga hiburan musik.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, mengatakan esensi Kenduri Batik adalah menanamkan kembali kecintaan masyarakat terhadap batik, baik dari sisi produksi maupun penggunaannya. Menurutnya, motif-motif yang diwariskan secara turun-temurun perlu terus dijaga dan dikembangkan melalui inovasi.

“Sebenarnya esensinya adalah bagaimana kita menanamkan kembali kecintaan kepada batik, baik dalam konteks produksi, bagaimana kita mewariskan motif-motif yang sudah diwariskan secara turun-temurun, terus kemudian melakukan inovasi, dan juga bagaimana kita sebagai pemakai batik cinta kepada batik,” katanya.

Faiz berharap kegiatan tersebut dapat menjadi media kampanye untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap batik. Ia juga menginginkan penggunaan batik tidak hanya dilakukan saat kegiatan tertentu, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Batang atau Dekranasda Kabupaten Batang, Faelasufa, mengaku senang melihat antusiasme anak muda yang mengenakan batik. Menurutnya, hal tersebut menjadi harapan baru bagi keberlangsungan batik Batang yang sebelumnya sempat terancam punah.

“Ya senang banget ya, Mas, karena kan batik Batang sendiri bahkan sudah sempat hampir punah. Tapi ternyata anak-anak muda itu punya batik, mau pakai batik. Jadi semoga pembatik-pembatik di Batang ini kesejahteraannya bisa semakin meningkat, karena mereka inilah yang menjadi penjaga budaya Batang,” ungkapnya.

Faelasufa menjelaskan, pemilihan kawasan hutan pinus sebagai lokasi kegiatan dilakukan secara sadar. Sebab, motif batik sejak ratusan tahun lalu banyak terinspirasi dari kehidupan dan lingkungan sekitar, seperti daun, bunga, burung, hingga pepohonan.

“Kita memilih hutan sebagai lokasi acara itu dengan penuh kesadaran. Batik itu, Mas, kalau dilihat, ketika pembatik membuat batik, mereka terinspirasi dari kehidupan di sekitar mereka. Batik yang saya pakai ini motifnya ada daun, ada bunga, kadang di batik juga ada burung-burung, ada pohon-pohon,” jelasnya.

Kemeriahan Kenduri Batik 2026 ditutup dengan penampilan Ndarboy Genk atau Helarius Daru Indrajaya bersama orkestra di tengah hutan pinus. Ia mengaku terkesan dengan keindahan Si Kembang Park dan antusiasme pengunjung yang hadir.

“Di luar ekspektasi. Tadi mau ke sini saja kayak melebu-melebu (masuk-masuk), terlalu dalam gitu, tempatnya meyakinkan apa enggak. Ternyata bagus banget tempatnya, indah banget wisata di Si Kembang Batang, dan antusiasnya ramai banget, seru banget,” katanya.

Ndarboy menyebut penampilannya di Si Kembang Park menjadi pengalaman kedua menggelar konser di kawasan hutan pinus. Sebelumnya, ia pernah tampil bersama Yogyakarta Royal Orchestra di Yogyakarta.

“Ini kali kedua. Dulu pertama pernah bareng Yogyakarta Royal Orchestra di Pinus, Jogja. Kali ini di Pinus, Batang. Semoga konser-konser seperti ini mengangkat pariwisata daerah, bisa terus dikembangkan, dan syukur-syukur prasarananya juga semakin memadai hingga menarik wisatawan luar kota untuk datang ke tempat wisata tersebut,” pungkasnya.

Kenduri Batik 2026 diharapkan dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap batik sekaligus mendukung keberlangsungan perajin, pelaku UMKM, dan pengembangan pariwisata Kabupaten Batang.

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60