Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineJawa TengahKabupaten Brebes

Kantor Demokrat Disegel, Protes Terpilihnya Ketua Baru

22
×

Kantor Demokrat Disegel, Protes Terpilihnya Ketua Baru

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID BREBES, JAWA TENGAH | Kantor DPC Partai Demokrat Brebes, disegel oleh para kadernta sendiri. Tindakan ini sebagai bentuk protes atas terpilihnya ketua DPC yang baru yang dianggap cacat hukum.

“Hari ini kantor partai kami segel. Ini bentuk protes terpilihnya Asrofi sebagai Ketua DPC karena cacat hukum,” tegas Agus SBY, Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat, usai aksi Kamis (22/10) siang.

Cacat hukum dimaksud, kata Agus, ketua baru terpilih yaitu Asrofi bukan kader partai. Karena itu, dianggap cacat hukum.

Selain itu, para kader partai ini menyebut, ketua baru ini masuk golongan kutu loncat. Sebelum masuk Partai Demokrat, ungkap Agus, pernah menjadi kader PDIP, PKB, Partai Perubahan dan lainnya.

“Dia (Asrofi) kader ilegal. Bukan kader Demokrat yang melalui tahapan tahapan. Kami menolak, apalagi dia kutu loncat,” tegas Agus.

Penyegelan kantor dilakukan dengan mengunci pagar kantor dan menutupnya dengan bambu. Beberapa spanduk berisi protes penokan dipasang di kantor tersebut.

Aksi protes ini juga diwujudkan dengan menandatangani surat pengunduran diri para ketua pengurus kecamatan (PAC) dan pengurus DPC. Ada 7 Ketua PAC yang mundur dan satu pengurus DPC.

“Semua ada 8, 7 ketua PAC dan 1 dari DPC. Mundur sebagai pengurus, bukan sebagai kader,” sambungnya.

Terpisah, Ketua DPC Partai Denokrat terpilih, Asrofi menyebut, aksi itu merupakan hal lumrah dalam dinamika organisasi. Asrofi kemudian menjelaskan, dalam mengikuti seleksi ketua, telah melalui tahapan sesuai regulasi.

Selama mengikuti tahapan pencalonan telah menjalani beberapa verifikasi. Ternasuk saat muscab yang juga ada tahap verifikasi.

“Sejak awal penjaringan telah mengikuti verifikasi. Kemudian saat muscab juga ada verifikasi. Kalau memang ada penolakan, kenapa tidak dilakukan saat muscab,” kata Asrofi menjawab protes dari para kader.

Dalam Muscab, lanjut Asrofi, ditetapkan ada dua calon yang memenuhi syarat, Hj Ropiah (Opy) dan Asrofi. Dua nama ini selanjutnya dikirim ke DPP untuk dipilih sebagai ketua.

“Ada dua yang lolos muscab, saya dan Ibu Opy. Dua nama ini dikirim ke DPP untuk dipilih siapa yang akan menjadi Ketua DPC,” pungkasnya.

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60