Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineJawa TengahKabupaten Brebes

Sekolah Akan Dijadikan RSUD, Walimurid SD Negeri di Brebes Tolak Relokasi

21
×

Sekolah Akan Dijadikan RSUD, Walimurid SD Negeri di Brebes Tolak Relokasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID BREBES, JAWA TENGAH | Rencana Pemkab Brebes merelokasi SD Negeri 01 Brebes untuk perluasan RSUD diprotes. Walimurid menolak karena tempat baru dinilai kurang representatif.

“Kami menolak relokasi ke tempat baru, kantor BKD. Dari lokasinya kurang strategis. Itu masuk ke dalam, kemudian rawan banjir juga dan sempit,” tegas Eki Nurwidyhastuti, Koordinator Wali Murid SD Negeri 01 Brebes ditemui usai menyampaikan penolakan di kantor DPRD, Kamis (29/10).

Eki menjelaskan, wali murid bersikeras menolak relokasi SD Negeri 01 karena beberapa alasan. Lokasi yang disiapkan pemerintah dianggap sempit, tidak strategis dan rawan banjir

“Dari lokasinya kurang strategis. Itu masuk ke dalam, kemudian rawan banjir juga dan sempit,” kata Eki.

Untuk diketahui, tempat relokasi yang disiapkan adalah kantor BKPSDMD (Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah) atau biasa disebut BKD. Kantor BKPSDMD Brebes ini berada di Jalan RA Kartini Nomor 3.

Eki meneruskan, wali murid secara tegal tidak menolak pengembangan RSUD Brebes. Soal relokasi, wali murid hanya meminta pemerintah mencari lokasi sekolah yang lebih layak.

“Kami tidak menolak pengembangan rumah sakit. Kami hanya ingin relokasi ke tempat yang setara dengan SD kami saat ini, baik dari segi luas maupun fasilitas dan sarana prasarananya,” tandas Eki.

Jika dipaksakan pindah ke kantor BKD, Eki khawatir akan berdampak pada sekitar 380 peserta didik. Karena itu, paguyuban meminta pemerintah tidak hanya menghitung kebutuhan pengembangan rumah sakit. Mereka juga menuntut kajian mengenai dampak relokasi terhadap kegiatan belajar, kebutuhan anggaran pembangunan atau rehabilitasi sekolah, serta alternatif lokasi lain untuk pengembangan fasilitas kesehatan.

“Kami meminta proses relokasi ditunda sampai ada musyawarah terbuka dengan komite sekolah dan wali murid,” sambungnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Brebes, Sutaryono buka suara terkait protes wali murid SDN Brebes 01. Rencana pemindahan sekolah berkaitan dengan pengembangan layanan RSUD Brebes, antara lain untuk fasilitas pemeriksaan penyakit kanker dan jantung.

Rencana pemindahan SDN Brebes 01 bukan keputusan yang muncul tiba-tiba. Menurut Sutaryono, pemerintah telah membahas rencana tersebut dan melibatkan sejumlah perwakilan wali murid. Namun, pembahasan itu belum menghasilkan kesepahaman. Sebagian wali murid masih menyampaikan keberatan.

“Kalau ada pendapat dari wali murid, kita menyadari. Mungkin kita harus luangkan waktu nanti untuk mengundang mereka untuk memberikan pemahaman,” kata Sutaryono.

Sutaryono menyebbut, kompleks Kantor BKPSDMD tidak akan langsung digunakan sebagai sekolah. Pemerintah akan menata ulang ruang dan melakukan rehabilitasi agar bangunan memenuhi kebutuhan sekolah.

“Bukan langsung apa adanya dipakai, enggak. Nanti ada perlakuan khusus di sana, ada penanganan sesuai dengan kebutuhan ruang yang dibutuhkan sekolah,” ujarnya.

Persoalan banjir juga menjadi perhatian wali murid, Sutaryono mengatakan risiko tersebut bukan hanya terdapat di lokasi yang disiapkan pemerintah. Menurut dia, SDN Brebes 01 yang sekarang juga pernah mengalami banjir.

Meski begitu, pemerintah, kata Sutaryono, akan melakukan penanganan terhadap lokasi baru sebelum sekolah dipindahkan.

“Setelah siap, barulah dipindahkan,” kata dia.

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60