Example floating
Example floating
Example 468x60
BeritaJawa TengahKabupaten Purworejo

Festival Hadroh Purworejo 2026 Resmi Ditutup, Penguatan Ukhuwah melalui Kesenian

21
×

Festival Hadroh Purworejo 2026 Resmi Ditutup, Penguatan Ukhuwah melalui Kesenian

Sebarkan artikel ini
Foto : Sekda Purworejo Suranto menyerahkan hadiah kepada Penyaji terbaik I yaitu Grup Hadroh Syfaul Qulub dari Desa Bener, Kecamatan Bener.
Example 468x60

BERITAOPINI.ID PURWOREJO JATENG | Festival Hadroh Romantik Ramadan 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo Tahun 2026 resmi ditutup, pada Rabu (4/3/2026). Grup Hadroh Syfaul Qulub dari Desa Bener, Kecamatan Bener berhasil menjadi Penyaji Terbaik I dalam Festival Hadroh yang berlangsung sejak 23 Februari 2026. Kegiatan yang digelar di Amphytheatre Alun-alun Purworejo ini diikuti oleh 31 grup hadroh dari 16 kecamatan se-Kabupaten Purworejo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purworejo, Suranto ST SSos MPA, menyerahkan secara langsung hadiah kepada seluruh pemenang, sekaligus menutup rangkaian kegiatan Festival Hadroh 2026. Turut hadir mendampingi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno SSTP MM, selaku penyelenggara.

Dalam sambutannya Sekda Suranto mengatakan bahwa Festival Hadroh bukan sekadar ajang lomba, tetapi menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan kepada seni islami, mempererat ukhuwah, serta memperkuat syiar agama melalui seni dan budaya di Kabupaten Purworejo.

“Festival hadroh ini memiliki makna yang sangat positif, terutama dalam membina generasi muda agar mencintai nilai-nilai religius, memperkuat karakter, dan menjauhi hal-hal yang kurang bermanfaat,” ujarnya.

Foto : Foto bersama Sekda Purworejo, Penyelenggara Lomba Hadroh dan para pemenang lomba.

Menurut Suranto, Festival Hadroh juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang religius sekaligus kreatif dan berdaya saing, sebagaimana arah visi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Purworejo.

“Penguatan nilai-nilai keagamaan melalui pendekatan seni budaya menjadi salah satu cara membangun karakter masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Suranto berharap, kesenian hadroh bisa menjadi wadah yang positif dan inspiratif bagi pembinaan generasi muda di Kabupaten Purworejo.

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60