BERITAOPINI.ID KARANGANYAR JATENGĀ |Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, Bazar Ramadhan Colomadu kembali hadir sebagai oase ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Karanganyar.
Menghadirkan puluhan pelapak kuliner, kegiatan ini menjadi solusi bagi pedagang musiman maupun mereka yang belum memiliki lokasi usaha tetap untuk meraup berkah di bulan suci.Dari Keprihatinan Menjadi Peluang Ekonomi Ketua Koordinator Bazar Ramadhan Colomadu, Wachid Adnan Mardiana, menceritakan bahwa inisiatif ini lahir dari rasa prihatin terhadap nasib rekan-rekan UMKM yang kesulitan mendapatkan lapak berjualan permanen.
Dimulai empat tahun lalu dengan hanya 30 pedagang karena keterbatasan fasilitas, kini minat tersebut meledak hingga melibatkan 80 UMKM kuliner pada Ramadhan 2026 ini.”Dulu tempat dan tenda masih terbatas. Namun seiring waktu, kami terus membuka kesempatan lebih luas bagi pelaku UMKM yang ingin merasakan peluang ekonomi di bulan penuh berkah ini,” ujar Wachid pada Selasa (10/03/2026).
Hal yang paling menarik dari bazar ini adalah efektivitas waktu penjualannya. Meskipun hanya beroperasi secara intensif selama sekitar 1,5 jam menjelang berbuka puasa (mulai pukul 16.30 WIB), pendapatan yang diraih para pedagang tergolong fantastis.”
“Dalam waktu singkat menjelanh buka, omzet pedagang di sini bisa setara dengan mereka yang berjualan seharian selama 8 hingga 12 jam di luar momen Ramadhan,” tambah Wachid.
Bagi warga Colomadu dan sekitarnya, bazar ini adalah jawaban praktis untuk kebutuhan menu berbuka. Ragam hidangan tersedia lengkap, mulai dari masakan rumahan seperti sayur lodeh dan sop, jajanan pasar tradisional, hingga aneka minuman segar seperti es dawet dan es teler.
Tidak ketinggalan, kuliner kekinian seperti takoyaki, pizza, dan ayam bakar juga menjadi buruan pengunjung.
“Masyarakat tidak perlu repot memasak. Cukup datang ke sini, semua kebutuhan takjil hingga makanan berat sudah tersedia,” katanya.
Penyelenggara tidak ingin berhenti pada penjualan konvensional saja. Wachid mengungkapkan rencana untuk mendorong para pelaku UMKM di bawah koordinasinya agar mulai merambah platform digital dan penjualan online.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperluas jangkauan pasar para pedagang lokal Colomadu melampaui masa Ramadhan.Pasar Ramadhan Colomadu bukan sekadar tempat transaksi, melainkan simbol ketangguhan UMKM lokal dalam menjemput berkah melalui kolaborasi kolektif.


















