Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineKota PadangSumatera Barat

Ketua Komisi IV DPRD Sumbar Tegaskan Pembangunan Jembatan Anduriang dan Jalan Alahan Panjang Prioritas Tahun Depan

17
×

Ketua Komisi IV DPRD Sumbar Tegaskan Pembangunan Jembatan Anduriang dan Jalan Alahan Panjang Prioritas Tahun Depan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID PADANG SUMATERA BARAT | Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Barat, Doni Harsiva Yandra, menegaskan bahwa penanganan ruas Jalan Pasar Baru–Alahan Panjang dan Jembatan Anduriang harus menjadi prioritas tahun depan. Dua proyek strategis di Kabupaten Padang Pariaman tersebut sangat dinanti masyarakat untuk pemulihan akses pascabencana.

Penegasan ini disampaikan Doni usai memimpin rapat kerja bersama instansi teknis seperti BPJN, BWS, dan Dinas BMCKTR Sumbar pada Senin (11/5/2026). Rapat tersebut fokus membahas percepatan rehabilitasi infrastruktur yang rusak akibat bencana alam beberapa waktu lalu.

Doni menjelaskan bahwa kedua proyek besar tersebut kini telah masuk dalam pantauan pemerintah pusat. Saat ini, progresnya masih berada dalam tahap perencanaan teknis sebelum nantinya masuk ke proses pengerjaan fisik secara menyeluruh.

“Khusus ruas jalan Pasar Baru–Alahan Panjang itu di-handle oleh pusat, termasuk Jembatan Anduriang di Padang Pariaman,” ujar Doni saat ditemui usai rapat di gedung DPRD Sumbar.

Pihak balai teknis telah memaparkan peta jalan penanganan infrastruktur tersebut kepada Komisi IV. Doni berharap seluruh tahapan administrasi dan penganggaran dapat berjalan lancar tanpa hambatan birokrasi yang berarti.

“Dari pihak balai tadi disampaikan masih tahap perencanaan. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dieksekusi,” tambahnya dengan nada optimis.

Doni menilai kunci keberhasilan rehabilitasi pascabencana ini terletak pada koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pusat. Ia meminta instansi teknis di daerah tidak lamban dalam menyiapkan dokumen pendukung yang diperlukan.

Menurutnya, kesiapan Detail Engineering Design (DED) menjadi syarat mutlak agar kucuran dana dari pemerintah pusat bisa segera turun. Dokumen teknis yang lengkap akan memudahkan pusat dalam mengalokasikan anggaran pengerjaan.

“Kalau DED sudah siap, nanti pemerintah pusat tinggal mengalokasikan anggaran pengerjaannya. Kita tidak ingin anggaran terhambat hanya karena masalah administrasi,” tegas politisi tersebut.

Selain jalan dan jembatan, agenda rehabilitasi di Sumatera Barat juga mencakup sektor pengairan. Normalisasi sungai, perbaikan irigasi, serta pemulihan lahan pertanian menjadi paket lengkap dalam rencana rekonstruksi daerah.

Doni berharap sinergi lintas sektoral ini dapat berjalan optimal agar ekonomi masyarakat yang terdampak bencana segera pulih. “Kita ingin koordinasi ini lebih optimal supaya rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan maksimal,” tutupnya.

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60