BERITAOPINI.ID DKI JAKARTA | HIPMI Sumsel bersama HIPMI PT UNJ menggelar kajian kebijakan publik untuk membahas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kajian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kedua program tersebut dapat memberi manfaat bagi masyarakat, sekaligus mengantisipasi berbagai tantangan dalam pelaksanaannya.
Program MBG dinilai memiliki dampak positif karena dapat membantu meningkatkan gizi anak, mendukung konsentrasi belajar, serta membuka peluang usaha bagi UMKM lokal sebagai penyedia bahan pangan. Sementara itu, KDKMP berpotensi memperkuat ekonomi masyarakat desa dan kelurahan melalui akses usaha, pembiayaan, serta penguatan koperasi.
Namun, kedua program juga perlu pengawasan serius. MBG berisiko menghadapi masalah distribusi, kualitas makanan, dan ketepatan sasaran. Sedangkan KDKMP perlu dikelola secara profesional agar tidak hanya menjadi program formalitas.
Melalui kajian ini, HIPMI menekankan pentingnya transparansi, tata kelola yang baik, serta pelibatan pengusaha muda agar program pemerintah benar-benar berdampak bagi masyarakat.


















