Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineJawa TengahKota Surakarta

PMII Solo Gelar Diskusi Soroti Darurat Sampah

18
×

PMII Solo Gelar Diskusi Soroti Darurat Sampah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID SURAKARTA, JAWA TENGAH | Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Surakarta menggelar diskusi menyoal ihwal krisis sampah yang membayangi warga Solo pada Kamis (16/07) malam di Pedestrian Manahan.

Ketua PC PMII Surakarta Muhammad Azhar, kegiatan ini untuk menyoroti kebijakan open dumpin yang berimbas sanksi oleh Kementrian Lingkungan Hidup di Tempat Pembuangan Umum Putri Cempo.

Example 468x60

“Kami tidak ingin sekadar bicara di ruang diskusi. Refleksi atas sampah yang kian hari kian meresahkan ini adalah wujud kontribusi nyata PMII,” ujar Azhar di sela diskusi. Ia menegaskan, organisasi kepemudaan harus berani mengintervensi persoalan publik, alih-alih membiarkan ruang intelektual tumpul oleh apatisme.

Diskusi yang berbalut unjuk rasai ini mengundang Bekti Maulana selaku pegiat komunitas Tunggul (Sabtu Minggu untuk Lingkungan). Dinas Lingkungan Hidup pun diundang dalam kegiatan tersebut, namun urung untuk menjumpai rekan-rekan mahasiswa.

“Jarak kantor DLH hanya sepelemparan batu dari sini, tapi mereka enggan duduk bersama,” ujar Bekti dengan nada kecewa.

Di samping itu Bekti bukan orang baru yang bergiat di isu lingkungan. Dengan komunitas Tunggul itu ia aktif mensosialisasi mengenai lingkungan. Mereka acap kali mengedukasi para pedagang, hingga menyelenggarakan event di Solo menyoal sampah yang sering kali diabaikan. Menurut Bekti persoalan sampah itu persoalan menejemen, bukan sekadar melimpahkan ke pembuangan akhir.

Hal senada oleh Imam Santoso, ketua Forum PKP Kabupaten Bantul, memberikan catatan teknis. Ia menilai pendekatan yang dilakukan pemerintah selama ini masih konvensional dan berorientasi pada pembuangan. Padahal, kunci utama adalah pemilahan dari hulu.

“Tanpa pemilahan yang ketat dari sumbernya, daur ulang hanyalah jargon. Kontaminasi sampah membuat nilai ekonomi limbah hilang begitu saja,” kata Imam.

Bagi kader PMII dan para pegiat lingkungan yang hadir, aksi di Manahan itu adalah alarm. Di tengah bayang-bayang sanksi lingkungan dan tumpukan sampah yang tak berkesudahan, mereka menuntut pemerintah kota tidak lagi bermain-main dengan kebijakan yang hanya bersifat tambal sulam.

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60