Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineJawa TengahKabupaten Brebes

Waspadai Kecelakaan Akibat Asap Pembakaran Pinggir Tol, Pengemudii Diminta Lakukan Tips ini

25
×

Waspadai Kecelakaan Akibat Asap Pembakaran Pinggir Tol, Pengemudii Diminta Lakukan Tips ini

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID BREBES, JAWA TENGAH | Memasuki kemarau, pengguna tol Trans Jawa diminta berhati hati bila menjumpai asap pembakaran yang mengganggu pandangan. Pihak tol pun meminta agar pengguna kendaraan melakukan tip khusus agar tidak terjadi kecelakaan.

Pembakaran lahan beresiko menimbulkan kecelalaan di jalan tol. Asap tebal yang ditimbulkan bisa menghalangi pandangan saat mengemudi di jalan bebas hambatan.

Seperti yang terjadi pada 18 September 2022, seorang mahasiswa anak dari pejabat Kejaksaan Agung menjadi korban akibat kecelakaan beruntun. Penyebabnya adalah adanya asap tebal yang menghalangi pengendara.

Mengantisipasi kejadian serupa, pengelola Tol Kanci – Pejagan mengimbau agar pengemudi berhati hati jika di perjalanan menjumpai asap akibat pembakaran lahan. Tri Baharudin, Humas PT SMR selaku pengelola tol Kanci Pejagan menyampaikan ada beberapa tip jika mengalami gangguan di perjalanan gegara asap.

“Pengemudi harus hati hati bila di jalan tol menjumpai asap yang menghalangi pandangan,” ucap Tri Baharudin, ditemui Selasa (4/8).

Lebih lanjut dia menjabarkan, jika menjumpai adanya asap tebal, pengemudi diminta untuk;

1 Mengurangi kecepatan kendaraan secara bertahap;

2 Menjaga jarak aman sekitar 3 atau 4 kendaraan; dan

3 Mematuhi arahan petugas di lokasi.

Pengelola juga mengimbau pengguna jalan agar tetap tenang apabila melintasi lokasi kebakaran di sekitar jalan tol. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah gangguan lalu lintas akibat asap tebal yang dapat mengurangi jarak pandang pengendara.

“Pengendara diminta mengurangi kecepatan secara bertahap, menjaga jarak aman sekitar dua hingga tiga kendaraan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” beber Tri Baharudin.

Sebagai upaya pencegahan, PT SMR melakukan pemantauan di sepanjang 34 KM ruas Kanci Pejagan untuk memastikan tidak adanya pembakaran lahan. Upaya lainnya memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan pemerintah desa supaya tidak membakar lahan di dekat ruas tol.

“Kami melakukan sosialisasi kepada warga sekitar dan pemerintah desa. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan pabrik gula terkait pembakaran sisa tebu. Alhamdulillah komunikasi dengan warga dan kepolisian berjalan baik,” ujarnya.

Selain sosialisasi langsung, pengelola tol juga memasang spanduk imbauan dan membuat video edukasi bersama kepolisian mengenai bahaya pembakaran lahan di sekitar jalan tol.

Sementara, bila ditemukan ada pembakaran yang bisa mengganggu lalu lintas, PT SMR menyiagakan kendaraan rescue yang dilengkapi tangki air sebagai langkah penanganan awal sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

“Damkar dan kepolisian selama ini merespons dengan cepat sehingga kebakaran dapat segera ditangani,” pungkasnya.

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60