Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineKota PalembangSumatera Selatan

PWNU Sumsel Terima Audiensi Keuskupan Agung Palembang dan Panitia Pesparani, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Lintas Agama

24
×

PWNU Sumsel Terima Audiensi Keuskupan Agung Palembang dan Panitia Pesparani, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Lintas Agama

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID PALEMBANG, SUMSEL | Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan menerima audiensi dari Keuskupan Agung Palembang bersama Panitia Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Sumatera Selatan di Gedung PWNU Sumsel, Selasa (15/9/2026).

Audiensi tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergi lintas agama di Sumatera Selatan. Dalam pertemuan itu, perwakilan Keuskupan Agung Palembang dan Panitia Pesparani Sumsel menyampaikan maksud kedatangan sekaligus meminta dukungan PWNU Sumsel terhadap pelaksanaan Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang ke-II.

Pesparani tingkat Provinsi Sumatera Selatan tersebut direncanakan berlangsung pada 23 Oktober 2026, dengan melibatkan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

Perwakilan Keuskupan Agung Palembang dan Panitia Pesparani berharap hubungan baik yang selama ini terjalin dengan PWNU Sumsel dapat terus diperkuat. Mereka juga berharap jajaran NU, mulai dari Rois Syuriyah, Tanfidziyah, badan otonom (Banom), hingga lembaga-lembaga di lingkungan PWNU Sumsel dapat hadir dan turut membersamai agenda tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap semangat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tanfidziyah PWNU Sumsel KH. Hendra Zainuddin Al-Qadiri menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan Keuskupan Agung Palembang bersama Panitia Pesparani Sumsel.

“Kami sangat mengapresiasi silaturahmi ini dan menyambut baik. Ini bukan yang pertama kali kawan-kawan Katolik datang bersilaturahmi ke PWNU Sumsel,” ujar KH. Hendra.

Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi lintas agama merupakan bagian penting dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat Sumatera Selatan yang majemuk. Karena itu, PWNU Sumsel menyambut baik maksud dan tujuan audiensi tersebut.

Terkait permintaan dukungan serta keterlibatan PWNU Sumsel dalam pelaksanaan Pesparani, KH. Hendra mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu membicarakan hal tersebut bersama para kiai dan ulama di lingkungan PWNU Sumsel.

“Mengenai maksud dan tujuan bapak-bapak sekalian terkait agenda dan keikutsertaan kami, tentu akan kami bicarakan kembali dengan kiai-kiai dan ulama lainnya di PWNU Sumsel,” katanya.

Meski demikian, KH. Hendra menegaskan bahwa secara prinsip PWNU Sumsel menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan memastikan kehadiran dalam agenda Pesparani Sumsel.

“Yang jelas kami menyambut baik dan kami pastikan hadir di acara tersebut,” tegasnya.

Ia menambahkan, kerja sama dan komunikasi yang telah terbangun antara organisasi keagamaan harus terus dijaga dan dikembangkan. Menurutnya, hubungan lintas agama yang baik merupakan modal penting dalam menjaga persatuan, kedamaian, serta kehidupan masyarakat Sumatera Selatan yang harmonis.

“Dalam kerja sama antar-lintas agama ini harus selalu kita jaga,” ujarnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri jajaran Rois Syuriyah PWNU Sumsel, badan otonom, antara lain PW GP Ansor Sumsel dan PKC PMII Sumsel, serta sejumlah lembaga di lingkungan PWNU Sumsel.

Sementara dari Keuskupan Agung Palembang hadir RP Yoh. Kristianto, Drs. Alphonsus Supardi, MM, Leonardus Sutrisno, S.Ag., M.Si., dan Aryo Mahir.

Pertemuan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Pesparani Sumsel, tetapi juga memperkuat tradisi dialog, silaturahmi, dan kerja sama lintas agama dalam membangun Sumatera Selatan yang damai, inklusif, dan harmonis.

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60