Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineKota PalembangSumatera Selatan

Anwarul Fitro, Sekretaris Umum Singa Mania, Desak Digi Sport Asia Bertanggung Jawab atas Persoalan FIFA Registration Ban Sriwijaya FC

41
×

Anwarul Fitro, Sekretaris Umum Singa Mania, Desak Digi Sport Asia Bertanggung Jawab atas Persoalan FIFA Registration Ban Sriwijaya FC

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID PALEMBANG, SUMSEL | Sekretaris Umum Singa Mania, Anwarul Fitro, S.Sos., mendesak PT Digi Sport Asia selaku pihak yang terkait dengan kepemilikan dan pengelolaan Sriwijaya FC untuk menunjukkan tanggung jawab nyata dalam menyelesaikan persoalan FIFA Registration Ban yang membayangi klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut.

Menurut Anwarul, persoalan ini harus menjadi perhatian serius karena Sriwijaya FC bukan sekadar klub sepak bola, melainkan kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan yang memiliki tempat penting dalam perjalanan sepak bola nasional.

Ia menilai, upaya membangkitkan Sriwijaya FC harus dimulai dengan menyelesaikan persoalan mendasar yang berpotensi menghambat pembenahan klub. Karena itu, pemilik dan manajemen tidak boleh membiarkan publik terus berada dalam ketidakpastian mengenai perkembangan penyelesaian sanksi tersebut.

“Digi Sport Asia harus menunjukkan tanggung jawabnya. Sriwijaya FC membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan. Suporter dan masyarakat Sumatera Selatan berhak mendapatkan penjelasan yang terbuka mengenai persoalan yang sedang dihadapi klub, termasuk langkah konkret dan target penyelesaiannya,” tegas Anwarul.

Ia menambahkan, kepercayaan suporter merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan klub. Namun, kepercayaan tersebut harus diimbangi dengan keterbukaan informasi, tata kelola yang profesional, serta keseriusan dalam memenuhi kewajiban klub sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jangan biarkan persoalan FIFA Registration Ban terus menjadi tanda tanya. Kami ingin mengetahui apa langkah yang sudah dilakukan, bagaimana perkembangannya, dan kapan target penyelesaiannya. Jika memang ada kendala, sampaikan secara terbuka. Jangan biarkan suporter terus menunggu tanpa kepastian,” ujarnya.

Enam Tuntutan kepada Digi Sport Asia

Atas kondisi tersebut, Anwarul menyampaikan enam tuntutan yang perlu segera ditindaklanjuti oleh Digi Sport Asia dan manajemen Sriwijaya FC, yaitu

1. Segera menyelesaikan FIFA Registration Ban melalui langkah konkret sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

2. Membuka transparansi kepada publik mengenai dasar sanksi serta perkembangan proses penyelesaiannya.

3. Menyampaikan target dan tahapan penyelesaian yang terukur agar suporter dan masyarakat memperoleh kepastian.

4. Memastikan kesiapan klub menghadapi kompetisi dengan menangani persoalan administrasi dan kewajiban klub secara serius.

5. Membuktikan tanggung jawab melalui tindakan nyata yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

6. Menegaskan komitmen jangka panjang terhadap Sriwijaya FC melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Anwarul menegaskan, penyelesaian FIFA Registration Ban harus menjadi bagian dari pembenahan menyeluruh Sriwijaya FC. Menurutnya, klub membutuhkan fondasi pengelolaan yang sehat agar dapat membangun tim secara terencana dan menghadapi kompetisi dengan persiapan yang lebih baik.

“Digi Sport Asia tidak cukup hanya menyatakan komitmen terhadap Sriwijaya FC. Komitmen itu harus terlihat melalui langkah yang konkret dan dapat dievaluasi. Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan, kami meminta tanggung jawab, transparansi, dan kepastian mengenai masa depan klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan,” lanjutnya.

Ia juga menekankan bahwa kritik yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan Sriwijaya FC. Harapan agar Laskar Wong Kito kembali bangkit harus disertai keseriusan seluruh pihak yang memiliki tanggung jawab terhadap klub.

“Sriwijaya FC harus bangkit, tetapi kebangkitan tidak akan terwujud hanya dengan harapan. Harus ada pembenahan, penyelesaian persoalan, dan keberanian untuk bertanggung jawab. Digi Sport Asia harus membuktikan komitmennya sekarang, bukan sekadar menjanjikan masa depan,” tutup Anwarul.

Singa Mania berharap Digi Sport Asia dan manajemen Sriwijaya FC segera memberikan respons terbuka terhadap tuntutan tersebut serta menyampaikan perkembangan penyelesaian FIFA Registration Ban secara jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

SELESAIKAN FIFA BAN! BUKA TRANSPARANSI! BUKTIKAN TANGGUNG JAWAB!

SRIWIJAYA FC HARUS BANGKIT! KEMBALIKAN KEJAYAAN LASKAR WONG KITO!

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60