Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaJawa TengahKota Surakarta

Wakil Walikota Surakarta Dorong Bank Sampah, Solusi Taktis Mengelola Sampah

121
×

Wakil Walikota Surakarta Dorong Bank Sampah, Solusi Taktis Mengelola Sampah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID SURAKARTA JATENG | Pemerintah Kota Surakarta ajak warganya untuk bijak dalam mengelola sampah. Hal tersebut dicontohkan oleh Walikota Surakarta Astrid Widayani saat mendampingi warga di TPS3R, Mojo Makmur Jebres, Surakarta saat mengelola bank sampah.

Kegiatan itu dilangsungkan dengan kerjasama oleh Rotary dan Camat Jebres Surakarta. Adapaun mengenai tujuan dari kegiatan ini, adalah untuk meningkatka kesadaran masyarakat Solo dalam mengelola sampah agar berkelanjutan.

Astrid Widayani selaku Wakil Wali Kota Surakarta mengatakan bahwa keterlibatan masyarakat secara langsung akan menghasilkan pengaruh lebih optimal. Selain itu, Astrid turut pula mengharapkan keterlibatan masyarakat dapat mengatasi masalah dalam pengelolaan sampah.

Syahdan, masyarakat Jebres dapat mengelola sampah dengan baik. Mereka telah melangsungkan sistem operasi TPS3R di mana berfungsi untuk pemilahan sampah rumah tangga, pengelolaah sampah organik menjadi kompos hingga pengelolaan sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomis.

Kendati demikian, Astrid mengatakan bahwa sektor rumah tangga sebagai peranan strategis dalam mengelola sampah. Dalam pengelolaannya, pengelolaan sampah anorganik dsb dapat terintegrasi dengan bank sampah yang berada di tingkat warga.

Menilik data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), timbunan sampah di Surakarta mencapai 300 ton perhari. Dari total keseluruhan, 55-60 persen di antaranya merupakan sampah organik yang dapat berpotensi diolah menjadi kompos. Kompos mempunyai nilai ekonomi dan ekologis yang dapat berimbas baik bagi masyrakat.

Pemeritah kota Surakarta terus mendorong agar Bank Sampah bercokol di tiap RW dan RT di seluruh keluruhan se Surakarta. Syahda, persoalan sampah di Surakarta masih menjadi momok yang perlu dipikirkan agar dapat terselesaikan.

Pasalnya pada awal Februari lalu, Tempat Pembuangan Akhir Putri Cempo mengalami kendala dalam pengelolaan sampah, lantaran mesin mengalmai kendala dan jumlah pasokan sampah yang membludak.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah Kota Surakart mendorong beberapa pihak agar dapat menguatkan bank Sampah guna mengatasi sampah

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60