BERITAOPINI.ID TAPANULI TENGAH SUMUT | Pemerintah kembali menyalurkan dana stimulan perbaikan rumah bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi akibat Siklon Senyar di Aceh dan Sumatra Utara, Selasa (21/6). Bantuan ini menyasar rumah rusak ringan dan sedang guna mempercepat pemulihan pascabencana.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyebut total dana yang telah disalurkan mencapai Rp654,87 miliar untuk lebih dari 30 ribu unit rumah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Di Aceh Tamiang, bantuan sebesar Rp117,96 miliar diberikan kepada 4.469 kepala keluarga.
Sementara itu, di Tapanuli Tengah, BNPB menyalurkan dana tahap pertama sebesar Rp31,2 miliar untuk warga dengan rumah rusak ringan dan sedang. Pemerintah memastikan penyaluran akan terus berlanjut seiring pembaruan data dari daerah.
Selain bantuan stimulan, pemerintah juga mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga dengan rumah rusak berat. Secara total, pembangunan huntap ditargetkan mencapai puluhan ribu unit di tiga provinsi terdampak.
Pemerintah menegaskan, bantuan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat serta mendorong stabilitas sosial dan ekonomi pascabencana.


















