BERITAOPINI.ID BANYUASIN, SUMSEL | Gus Lutfi Maulana, S.Pd.I., resmi dikukuhkan sebagai Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Sumatera Selatan bersama jajaran pengurus MDS Rijalul Ansor Sumatera Selatan.
Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Ketua Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Selatan, Gus Erwin, di Pondok Pesantren An-Nidhom, Desa Sidoharjo, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Minggu Malam 6 September 2026.
Pengukuhan tersebut berlangsung bertepatan dengan Milad ke-7 Pondok Pesantren An-Nidhom yang diasuh oleh Romo KH. Ahmad Nurkhodin, ayahanda Gus Lutfi, sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Gus Lutfi selama ini telah lama berkhidmat di Pondok Pesantren An-Nidhom dan berjuang bersama sang ayah dalam upaya mewujudkan generasi muda Indonesia yang selamat dunia dan akhirat melalui nilai-nilai Ahlus Sunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah serta memiliki kecintaan terhadap tanah air Indonesia.
Hadir dalam momentum tersebut penceramah asal Nganjuk, Gus Bahru Zamzami, selaku Pembina Majelis Al-Badar. Gus Bahru memberikan semangat kepada Gus Lutfi bersama jajaran pengurus MDS Rijalul Ansor Sumatera Selatan agar dapat menjalankan amanah dalam tugas dakwah dan organisasi.
Berawal dari Pendidikan Instruktur di Yogyakarta
Gus Lutfi mengatakan, amanah untuk memimpin MDS Rijalul Ansor Sumatera Selatan bermula setelah dirinya menyelesaikan pendidikan instruktur MDS Rijalul Ansor di Yogyakarta.
Sepulang dari pendidikan tersebut, dirinya kemudian mendapatkan amanah dari Gus Erwin selaku Ketua Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Selatan untuk memimpin MDS Rijalul Ansor Sumatera Selatan.
Gus Lutfi memandang amanah tersebut sebagai bagian dari proses perjuangan dan petunjuk ilahiyah yang hadir melalui perantara organisasi dan para kiai
Biografi Gus Lutfi Maulana
Gus Lutfi Maulana, S.Pd.I., merupakan sosok yang tumbuh dalam lingkungan pesantren. Ia merupakan putra Romo KH. Ahmad Nurkhodin, pengasuh Pondok Pesantren An-Nidhom di Desa Sidoharjo, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin.
Latar belakang pendidikan pesantrennya ditempuh di Pondok Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Pati, Jawa Tengah. Lingkungan pendidikan tersebut menjadi salah satu bekal penting dalam perjalanan Gus Lutfi dalam mendalami tradisi keilmuan dan dakwah pesantren.
Kedekatannya dengan dunia pesantren kemudian turut membentuk kiprahnya dalam kegiatan keagamaan dan organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama.
Pengalaman mengikuti pendidikan instruktur MDS Rijalul Ansor di Yogyakarta menjadi salah satu tahapan penting sebelum dirinya menerima amanah sebagai Ketua MDS Rijalul Ansor Sumatera Selatan.
Kini, Gus Lutfi bersama jajaran pengurus MDS Rijalul Ansor Sumatera Selatan mengemban tugas untuk mengembangkan dakwah melalui dzikir dan sholawat sekaligus memperkuat peran kader muda Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat.
MDS Rijalul Ansor sebagai Media Dakwah
Dalam kesempatan tersebut, Gus Erwin menekankan pentingnya keberadaan MDS Rijalul Ansor sebagai bagian dari gerakan dakwah Gerakan Pemuda Ansor.
“MDS Rijalul Ansor adalah media dakwahnya Ansor yang akan menjadi penerus para kiai-kiai di Jamiyyah Nahdlatul Ulama,” ujar Gus Erwin.
Menurutnya, MDS Rijalul Ansor bukan hanya menjadi ruang untuk dzikir dan sholawat, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar menyiapkan generasi penerus yang memiliki kedekatan dengan tradisi keislaman dan perjuangan para ulama.
Sejumlah tamu turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin Agus Riyanto, S.H., dari Fraksi PKB dan Darwani dari Fraksi Gerindra.
Pengukuhan ini menjadi momentum awal bagi Gus Lutfi Maulana bersama jajaran pengurus MDS Rijalul Ansor Sumatera Selatan untuk menjalankan amanah organisasi sekaligus memperkuat dakwah dzikir dan sholawat di Sumatera Selatan.

















