Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineJawa TengahKabupaten Batang

Sekolah Rakyat Batang Disiapkan di Subah, Target Tampung 1.000 Siswa

22
×

Sekolah Rakyat Batang Disiapkan di Subah, Target Tampung 1.000 Siswa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID BATANG, JAWA TENGAH | Pemerintah Kabupaten Batang terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat melalui sosialisasi kepada camat dan kepala desa sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan. Direncanakan, Sekolah Rakyat tersebut akan dibangun di Desa Clapar, Kecamatan Subah, dengan kapasitas sekitar 1.000 peserta didik. (16/09/2026)

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Batang, Edy Widyarto, S.Hut., menjelaskan keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan memastikan kondisi sosial ekonomi keluarga tidak lagi menjadi penghalang bagi anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. Program tersebut sekaligus diarahkan untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memiliki masa depan yang lebih baik.

“Pembangunan sekolah rakyat bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik kepada anak-anak dari keluarga miskin yang rentan sehingga keterbatasan kondisi sosial ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan membangun masa depan yang lebih baik.” ujar Edy.

Sekolah Rakyat Kabupaten Batang akan berlokasi di Desa Clapar, Kecamatan Subah. Kawasan tersebut berada di koridor Jalan Nasional Pantura. Lahan yang disiapkan disebut seluas sekitar 8,36 hektare, dengan rencana kapasitas sekitar 1.000 peserta didik.

“Diperlukan kolaborasi dan dukungan segala sektor baik dari perangkat daerah, bidang pendidikan, pekerjaan umum, perhubungan, lingkungan hidup, kesehatan, kependudukan, komunikasi dan informatika, pemerintahan desa, kecamatan, maupun perangkat daerah, dan stakeholder lainnya. termasuk hubungan dari dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, serta masyarakat Kabupaten Batang” ungkap Edy.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang, Willopo, dalam wawancara terpisah menjelaskan tahapan pembangunan masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Pemerintah daerah berharap pembangunan dapat berjalan pada Oktober 2026.

 

“Harapannya memang bisa dibangun tepat di Oktober 2026. dulu memang ada surat resmi di mana lelang itu bulan Juli, kemudian tanda tangan kontrak 15 Juli.” kata Willopo.

 

Selain pembangunan fisik, mekanisme rekrutmen calon peserta didik juga mulai dipersiapkan. Proses tersebut akan memanfaatkan Sistem Evaluasi Terpadu Sekolah Rakyat (SETARA) milik Kementerian Sosial. Pemerintah daerah bersama pendamping sosial dan aparatur wilayah nantinya melakukan asesmen terhadap nama-nama yang masuk dalam daftar awal calon peserta didik.

“Untuk rekrutan nanti akan menggunakan aplikasi SETARA milik Kementerian Sosial, dimana terdapat daftar nama-nama yang calon siswa sekolah rakyat dan nanti tugasnya Pemda beserta jajaran seperti PKH, TKSK dan Pak Camat, Pak Lurah untuk melakukan assessment.” jelas Willopo.

Proses penentuan sasaran, calon peserta didik diprioritaskan dari kelompok keluarga pada desil 1 dan desil 2. Pada tahap awal, Pemkab Batang menargetkan masing-masing 90 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA atau total 270 peserta didik.

“Untuk target yang pertama itu SD, SMP, SMA masing-masing 90 siswa,” ujar Willopo.

Pemerintah Kabupaten Batang menargetkan kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat dapat dimulai pada 2027, dengan tetap menyesuaikan perkembangan pembangunan, kesiapan fasilitas, proses seleksi peserta didik, serta tahapan lain yang ditetapkan pemerintah.

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60