BERITAOPINI.ID DKI JAKARTA | Warga RW 01, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, berhasil mengubah pengelolaan sampah menjadi sistem mandiri dan berkelanjutan. Melalui Bank Sampah Berkah Srikandi, sampah rumah tangga kini tidak lagi menumpuk, melainkan dimanfaatkan kembali.
Sampah organik seperti sisa makanan dipilah dari rumah dan diangkut rutin setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu untuk diolah, termasuk melalui budidaya maggot. Hasilnya dimanfaatkan sebagai pakan ikan di RPTRA Pondok Bambu Berseri, pakan ayam petelur, hingga bahan pembuatan eco enzyme.
Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik dikumpulkan warga dan disetor ke bank sampah untuk dijual dengan harga Rp1.000 per kilogram. Program ini telah berjalan selama tujuh tahun, dengan pengolahan sampah organik aktif dalam dua tahun terakhir.
Ketua RW 01 Edi Suwito mengatakan, program ini bertujuan agar sampah dapat dikelola langsung di wilayah tanpa harus keluar, sekaligus menjadi tanggung jawab bersama warga.
Warga pun merasakan manfaatnya. Salah satunya Eva Dwi Kristiawati yang menilai pemilahan sampah menjadi lebih mudah karena fasilitas sudah tersedia dan pengangkutan dilakukan secara rutin.


















