Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineKabupaten Penukal Abab Lematang Ilir

Pertamina Adera didemo Masa Tuntut Rekrutmen Terbuka

46
×

Pertamina Adera didemo Masa Tuntut Rekrutmen Terbuka

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID PALI SUMATERA SELATAN | Massa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Lematang menggelar aksi demonstrasi di depan gerbang PT Pertamina (Persero) Zona 4 Adera Field, Desa Pengabuan, Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (7/4/2026).

Aksi yang dipimpin langsung oleh Hadi Prasmana, S.Kom ini merupakan bentuk protes keras terhadap tidak transparannya proses rekrutmen tenaga kerja di lingkungan operasional Adera Field.

Sejak pagi, massa memadati pintu masuk perusahaan sambil menyuarakan tuntutan agar seluruh proses penerimaan tenaga kerja dibuka secara jujur, transparan, dan dapat diakses oleh masyarakat lokal.

Dalam orasinya, Hadi Prasmana menegaskan bahwa praktik rekrutmen yang selama ini berlangsung dinilai sarat ketertutupan dan hanya beredar di kalangan tertentu.

“Ini bukan sekadar soal pekerjaan, ini soal keadilan. Ketika informasi ditutup, maka kesempatan ikut ditutup. Masyarakat lokal hanya jadi penonton di tanahnya sendiri,” tegas Hadi di hadapan massa aksi.

Koalisi menilai, pola rekrutmen seperti ini mencederai rasa keadilan publik dan berpotensi melanggengkan praktik tidak sehat dalam dunia ketenagakerjaan.
Kritik pun diarahkan langsung kepada manajemen PT Pertamina Zona 4 Adera Field yang dinilai lalai dalam mengawasi kontraktor dan subkontraktor di bawahnya.

Pertamina Dinilai Gagal Menjamin Transparansi Koalisi secara tegas menyebut bahwa sebagai perusahaan milik negara, Pertamina seharusnya menjadi contoh dalam penerapan prinsip transparansi, bukan justru sebaliknya.

“Kontraktor di bawah Pertamina bukan entitas privat yang bisa semaunya menutup informasi. Semua harus terbuka dan bisa diawasi publik,” ujar Muslim Abdurrasyid.

Menurut mereka, jika kondisi ini terus dibiarkan, maka kehadiran perusahaan besar seperti Pertamina justru tidak memberi dampak maksimal bagi masyarakat sekitar.

Dasar Hukum Jadi Sorotan
Aksi ini juga mengacu pada sejumlah regulasi yang dinilai telah diabaikan, di antaranya:
1.Pasal 28F UUD 1945 tentang hak memperoleh informasi
UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
UU Ketenagakerjaan (UU No. 13 Tahun 2003 dan UU No. 6 Tahun 2023)
2. Permenaker No. 18 Tahun 2024 tentang kewajiban pengumuman lowongan kerja
3. Perda Sumsel No. 7 Tahun 2019
4. Surat Edaran Bupati PALI No. 560/113/Naketrans/2025.

Koalisi menilai, jika rekrutmen tidak dilakukan secara terbuka, maka hal tersebut berpotensi melanggar prinsip-prinsip hukum yang berlaku. Dalam pernyataan resminya, Koalisi Masyarakat Lematang menyampaikan lima tuntutan utama:
Mendesak manajemen Adera Field memerintahkan seluruh kontraktor membuka rekrutmen secara transparan melalui Disnakertrans PALI, termasuk untuk: Kendaraan Ringan Penumpang (KRP). Tenaga Kerja Jasa Penunjang (TKJP). Operator dan helper alat angkut. Meminta kontraktor aktif melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan pemerintah desa di wilayah kerja. Mendesak keterbukaan informasi dana CSR Pertamina Adera Field. Meminta pembukaan kembali rekrutmen tenaga keamanan (security) yang diduga mengalami kekosongan.
Mendesak rekrutmen terbuka tenaga non-skill di seluruh rig di bawah Adera Field.

Koalisi menegaskan tidak akan berhenti jika tuntutan mereka diabaikan. “Kami tidak meminta belas kasihan. Ini hak masyarakat. Jika tidak direspons, kami siap aksi lebih besar, bahkan sampai ke SKK Migas pusat,” tegas Abu Rizal, S.Ag.

Sementara itu, perwakilan Humas Adera Field, Samuel, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Field Manager dalam aksi tersebut.
Ia mengakui bahwa sejumlah aspirasi yang disampaikan massa merupakan masukan penting bagi perusahaan.

“Kami menerima apa yang disampaikan. Ke depan, sistem rekrutmen akan diperbaiki sesuai SOP, lebih terbuka, serta melibatkan pemerintah desa, masyarakat, dan insan pers,” ujarnya.

Koalisi Masyarakat Lematang berharap komitmen tersebut tidak berhenti sebagai janji di atas kertas. Transparansi rekrutmen dinilai menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan keberadaan industri benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Jika tidak, aksi hari ini bisa jadi hanya awal dari gelombang protes yang lebih besar.

Aksi demo dimulai hingga berakhir aman kondusif, selain masa aksi dan pihak perusahaan, keamanan ketat dilapangan terlihat personil polres Pali dari polsek-polsek. Serta TNI dan security.

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60