Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineJawa TengahKota Surakarta

Maling Spesialis Buku Beraksi di Gladag Solo: 5 Karung Raib, Koleksi Pramoedya hingga Soekarno Jadi Sasaran

17
×

Maling Spesialis Buku Beraksi di Gladag Solo: 5 Karung Raib, Koleksi Pramoedya hingga Soekarno Jadi Sasaran

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID SURAKARTA, JAWA TENGAH | Tiga lapak pedagang buku di kawasan Pasar Buku Gladag, Surakarta, dibobol maling dalam dua malam berturut-turut, yakni pada Rabu (5/8) dan Sabtu (8/08). Aksi pencurian ini menyebabkan para pedagang mengalami kerugian jutaan rupiah setelah lima karung buku dan majalah langka raib digarong.

Peristiwa tersebut terjadi di tengah keramaian perhelatan pasar malam di Alun-Alun Utara Surakarta. Pelaku diduga memanfaatkan situasi lengah dengan cara merayap melalui bagian atap ruko yang terbuka dan melompati sekat triplek antarkios.

Pakde Ganang, salah satu pemilik ruko, mendapati lima karung dagangannya yang berisi buku dan majalah hilang saat ia hendak membuka lapaknya pada Minggu pagi (9/8). Menurut Ganang, pelaku melancarkan aksi secara selektif dengan mengincar buku-buku bernilai prestisius, termasuk dua buku karya Pramoedya Ananta Toer serta buku-buku bersampul plastik.

Kejanggalan juga terlihat dari tindakan pelaku yang merusak buku Di Bawah Bendera Revolusi karya Bung Karno. Buku tersebut tidak dicuri, melainkan disobek pada bagian foto Sang Proklamator.

Nasib serupa dialami pedagang buku lainnya, Irfan. Selain kehilangan sejumlah buku, sebuah radio genggam kesayangannya yang biasa digunakan sehari-hari turut digondol pelaku. Meski pintu aluminium kiosnya terkunci rapat, pelaku berhasil masuk melalui atap yang menganga dan mencongkel lemari penyimpanan.

Para korban memilih untuk tidak melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. “Kami ini tiyang alit, saya hanya nrimo, mau bagaimana lagi,” ujar Irfan pasrah mewakili rekannya sesama pedagang.

Korban lainnya, Entis, yang juga mengelola penjualan buku secara daring melalui lokapasar Facebook, kehilangan banyak pesanan buku yang siap dikirimkan dengan mekanisme Cash on Delivery (COD), termasuk koleksi Pramoedya Ananta Toer miliknya. Melalui akun media sosialnya, Entis menyampaikan permohonan maaf kepada para pembeli karena pesanan mereka ikut hilang digondol maling.

Kabar pencurian ini memicu reaksi dan simpati luas dari sesama pegiat literasi di media sosial. Pengkliping asal Pantura, Herry Anggora Djatmiko, serta penulis novel Toko Buku Abadi, Yudhi Herwibowo, turut menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa para pedagang buku di jantung Kota Surakarta tersebut.

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60