Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineKabupaten Ogan IlirSumatera Selatan

PKC PMII Sumsel Kolaborasi dengan BPBD Tangani Karhutla di Ogan Ilir

23
×

PKC PMII Sumsel Kolaborasi dengan BPBD Tangani Karhutla di Ogan Ilir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID OGAN ILIR SUMSEL | Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Provinsi Sumatera Selatan berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan tersebut dipusatkan di Posko Satgas Karhutla Palem Raya, Kabupaten Ogan Ilir, sebagai bentuk keterlibatan PMII dalam membantu penanganan karhutla di Sumatera Selatan.

Kolaborasi PKC PMII Sumatera Selatan bersama BPBD tersebut dilakukan di tengah ancaman karhutla yang masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Berdasarkan data BPBD Sumsel yang diberitakan pada pertengahan September 2026, tercatat 2.676 kejadian karhutla hingga 10 September 2026, dengan 15 daerah masuk kategori tingkat kerawanan tinggi. Ogan Ilir menjadi salah satu wilayah dengan angka kejadian yang cukup tinggi, yakni 294 kejadian.

Ketua PKC PMII Sumatera Selatan, Syaidina Ali, S.Sos., M.I.Kom mengatakan keterlibatan PMII dalam penanganan karhutla merupakan bentuk aksi nyata PMII untuk turut mengambil peran dalam persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Menurut Ali, penanganan karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah maupun petugas yang berada di lapangan. Dibutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat agar upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan dapat berjalan secara lebih luas.

“Sumsel masih menghadapi tantangan serius karhutla. Dari data karhutla per 22 September 2026, masih terdapat 289 titik hotspot yang terjadi di sejumlah kabupaten dan kota. Artinya, ancaman karhutla belum selesai,” kata Ali, Jum’at (25/9/2026).

Ia mengatakan kondisi tersebut menjadi alasan bagi PKC PMII Sumatera Selatan untuk turun langsung ke lapangan dan membangun kolaborasi dengan BPBD dalam mendukung penanggulangan karhutla.

“Maka dari itu, kami PMII Sumatera Selatan melakukan aksi nyata dengan turun langsung berkolaborasi dengan BPBD. Kami ingin menunjukkan bahwa PMII juga memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga lingkungan dan membantu masyarakat,” ujar Ali

“Penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan petugas di lapangan. Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Dari Sumatera Selatan, mari kita jaga hutan, jaga lahan, dan jaga kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60