Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineJawa TengahKabupaten Demak

Pasar Murah di Desa Bungo, Pemkab Demak Bantu Tekan Harga Pangan

21
×

Pasar Murah di Desa Bungo, Pemkab Demak Bantu Tekan Harga Pangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID DEMAK, JAWA TENGAH | Pemerintah Kabupaten Demak menggelar pasar murah yang dirangkaikan dengan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Bungo, Kecamatan Wedung, Rabu (12/08/2026). Kegiatan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu digelar untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendekatkan pelayanan kesehatan.

Bupati Demak, Eisti’anah mengatakan pasar murah menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut melibatkan PKK, organisasi perempuan, OPD, BUMN, BUMD hingga Baznas dengan menempati 47 stan.

“Pada kesempatan kali ini kami mewakili Pemerintah Kabupaten Demak mengaturkan banyak-banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi, meramaikan, dan menyukseskan kegiatan pasar murah yang dirangkaikan dengan pengabdian masyarakat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Semoga langkah yang kita lakukan pada kesempatan kali ini benar-benar bisa secara langsung bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Eisti’anah.

Selain pasar murah, masyarakat juga mendapat pelayanan kesehatan berupa program keluarga berencana (KB), pemeriksaan penyakit dalam, pemeriksaan ibu hamil hingga deteksi tuberkulosis (TB) menggunakan mobile X-ray.

“Yang memang terpenting dan menjadi salah satu program prioritas, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten, yaitu untuk men-tracing masyarakat yang terindikasi TB, pakai rontgen mobile. Jadi kalau terdapat, nanti langsung diobati sehingga kita bisa menekan penularan TB yang ada di Kabupaten Demak,” jelas Eisti’anah.

Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Demak, Iskandar Zulkarnain menjelaskan pasar murah bertujuan menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, meningkatkan daya beli masyarakat, serta memberikan ruang pemasaran bagi UMKM lokal.

“Pasar murah diselenggarakan dengan tiga tujuan utama, yaitu menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, meningkatkan daya beli masyarakat dengan menyediakan kebutuhan bahan pokok yang berkualitas dengan harga terjangkau dan berada di bawah harga pasar, serta pemberdayaan UMKM lokal dengan memberikan ruang bagi pelaku UMKM di Kabupaten Demak untuk memasarkan produk-produk unggulannya,” jelas Iskandar.

Perwakilan Gapoktan Tlogo Makmur, Setiowati (58), mengatakan sejumlah kebutuhan pokok dijual lebih murah dibanding harga umum, antara lain beras, minyak goreng dan telur.

“Untuk beras Rp65.000 isinya lima kilogram. Biasanya kalau di rumah Rp14.500 sampai Rp15.000 per kilogram, berarti sekitar Rp75.000, kalau di sini Rp65.000. Minyak di rumah Rp21.000, kalau di sini Rp18.000. Telur di sini Rp23.000, kalau di rumah Rp25.000 sampai ada yang jual Rp27.000,” ujar Setiowati.

Pemkab Demak berharap pasar murah dan pengabdian masyarakat dapat membantu menjaga daya beli, menekan harga pangan, serta memperluas akses pelayanan kepada masyarakat.

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60