Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineKabupaten NatunaProvinsi Kepulauan Riau

Hadapi Ancaman Karhutla Natuna Siagakan Puluhan Personel dan Armada Pemadam

22
×

Hadapi Ancaman Karhutla Natuna Siagakan Puluhan Personel dan Armada Pemadam

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID NATUNA, KEPULAUAN RIAU | Pemerintah Kabupaten Natuna bersama TNI, Polri dan sejumlah instansi terkait memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kesiapan tersebut dilakukan menyusul ditemukannya beberapa titik kebakaran di sejumlah wilayah Kabupaten Natuna dalam beberapa pekan terakhir.

Upaya kesiapsiagaan ditandai dengan pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Kabupaten Natuna Tahun 2026 yang digelar di Alun-alun Pantai Piwang, Ranai, Jumat (28/8/2026) pagi. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memastikan kesiapan personel maupun sarana pendukung apabila terjadi kebakaran.

Berbagai perlengkapan penanganan karhutla turut diperiksa sebelum dan saat pelaksanaan apel. Sejumlah armada seperti mobil pemadam kebakaran, kendaraan tangki air, ambulans dan kendaraan operasional lainnya disiapkan bersama mesin pompa, selang pemadam serta alat pelindung diri (APD).

Kekuatan personel dalam kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP, Dishub, PDAM hingga tenaga kesehatan. Apel dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna Boy Wijanarko dan dihadiri unsur Forkopimda serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Boy Wijanarko mengatakan pengecekan personel dan peralatan dilakukan sebagai bentuk kesiapan menghadapi kondisi kekeringan yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya karhutla. “Hari ini kita gelar apel dan peninjauan peralatan sebagai langkah menghadapi potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan akibat fenomena El Nino tahun 2026,” kata Boy Wijanarko.

Menurut Boy Wijanarko, dampak kekeringan tidak hanya berkaitan dengan meningkatnya potensi kebakaran, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Karena itu, seluruh unsur diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan langkah pencegahan agar potensi kebakaran dapat ditekan sejak awal.

Kesiapsiagaan tersebut diharapkan mampu mempercepat respons apabila ditemukan titik api di wilayah Natuna. Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait juga menempatkan upaya pencegahan sebagai langkah utama sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum kebakaran berkembang dan meluas.

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60