Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60
BeritaDKI JakartaHeadline

Mahasiswa UNJ Tuntut Evaluasi Kebijakan MBG dan Pendidikan

25
×

Mahasiswa UNJ Tuntut Evaluasi Kebijakan MBG dan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID DKI JAKARTA | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Jakarta saat ini tengah disibukkan dengan sejumlah program kerja besar, di antaranya pelatihan advokasi mahasiswa serta persiapan kegiatan “UNJ Mengabdi”.

Dalam wawancara, Ibnu menegaskan bahwa perhatian mahasiswa UNJ terbagi pada dua ranah isu: nasional dan internal kampus. Isu nasional yang mencuat antara lain kebijakan MBG, Kopdes, pelemahan nilai rupiah, serta RUU Polri. Sementara isu kampus meliputi penanganan kasus kekerasan seksual yang dinilai lamban, fasilitas pembelajaran yang kurang memadai, serta pembangunan gedung yang mangkrak.

Mahasiswa juga merasakan dampak kebijakan pemerintah, seperti kenaikan tarif Transjakarta yang menambah beban transportasi, serta aturan kendaraan di kampus. Namun, pelemahan nilai rupiah disebut sebagai isu paling krusial. BEM UNJ menuntut pemerintah segera menstabilkan harga BBM dan bahan pokok, serta memurnikan alokasi APBN 20% untuk pendidikan. Kebijakan MBG dinilai mengganggu alokasi pendidikan, sementara program SPPG dianggap terlalu berpusat di Jawa dan kurang menjawab kebutuhan di wilayah timur Indonesia.

Ibnu menekankan bahwa aksi mahasiswa muncul karena adanya kondisi yang tidak ideal. Aksi yang dilakukan berbagai aliansi mahasiswa rata-rata menyoroti isu ekonomi dan pendidikan. BEM UNJ sendiri telah melaksanakan aksi di Rawamangun pada Jumat, 12 Juni 2026, dengan beberapa mahasiswa turut bergabung di Bundaran HI. Konsolidasi dan evaluasi atas aksi tersebut dijadwalkan sore ini, sementara rencana aksi lanjutan di Bundaran HI masih menunggu keputusan.

BEM UNJ menyatakan siap berdialog dengan Presiden bila diundang, untuk menyampaikan tuntutan prioritas, termasuk penghentian pemborosan APBN dan penanganan harga BBM. “Kami menuntut perbaikan dari berbagai aspek, pemerintah harus segera menjawab keresahan masyarakat,” tegas Ibnu.

Sebagai penutup, BEM UNJ menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas dukungan yang diberikan, baik berupa logistik, dukungan langsung maupun tidak langsung, serta partisipasi di media sosial dalam menyuarakan aspirasi mahasiswa.

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60