Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineJawa TimurKota Surabaya

Menyesap Rasa di Kota Tua, Saat Seduh Coffee Hadirkan Hangatnya Cerita di Jembatan Merah

60
×

Menyesap Rasa di Kota Tua, Saat Seduh Coffee Hadirkan Hangatnya Cerita di Jembatan Merah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID SURABAYA, JAWA TIMUR | Kawasan Jembatan Merah merupakan salah satu titik paling bersejarah di Kota Surabaya. Di wilayah yang pernah menjadi saksi perjuangan arek-arek Suroboyo mempertahankan kemerdekaan tersebut, kini berdiri berbagai ruang kreatif yang memberikan warna baru bagi kawasan kota tua. Salah satunya adalah Saat Seduh Coffee, sebuah kedai kopi yang menghadirkan suasana hangat di tengah jejak sejarah yang masih terasa kuat hingga hari ini.

Berlokasi tidak jauh dari kawasan ikonik Jembatan Merah, kedai ini berada di lingkungan yang dikelilingi berbagai bangunan bersejarah seperti Gedung Internatio, yang dikenal sebagai lokasi gugurnya Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby pada 1945. Di sekitar kawasan tersebut juga terdapat Kantor Pos Kebon Rojo, Gedung Cerutu, serta sejumlah bangunan peninggalan kolonial yang hingga kini masih menjadi bagian dari wajah Kota Lama Surabaya.

Memasuki Saat Seduh Coffee, pengunjung akan disambut suasana yang nyaman dan bersahabat. Perpaduan desain modern dengan nuansa kawasan heritage menjadikan tempat ini cocok sebagai lokasi bersantai, bekerja, maupun berdiskusi. Dari area sekitar kedai, pengunjung dapat merasakan atmosfer khas kota tua yang sarat akan cerita sejarah, sekaligus menikmati denyut kehidupan urban yang terus berkembang.

Tak jauh dari lokasi tersebut berdiri pula Museum De Javasche Bank, bangunan bersejarah yang kini menjadi destinasi edukasi bagi masyarakat yang ingin mengenal perkembangan ekonomi dan perbankan di Indonesia. Sementara di sisi lain kawasan, terdapat Taman Sejarah Jayengrono dan kawasan Kembang Jepun yang sejak lama dikenal sebagai pusat perdagangan dan aktivitas masyarakat lintas etnis di Surabaya.

Beragam pilihan kopi dan minuman disajikan oleh Saat Seduh Coffee untuk menemani para pengunjung menikmati suasana kawasan bersejarah tersebut. Aroma kopi yang menguar berpadu dengan pemandangan bangunan-bangunan tua menciptakan pengalaman yang berbeda dibandingkan menikmati kopi di pusat perbelanjaan modern. Setiap sudut kawasan seakan mengajak pengunjung menelusuri perjalanan panjang Kota Surabaya dari masa ke masa.

Bagi para wisatawan maupun warga lokal, menikmati secangkir kopi di Saat Seduh Coffee dapat menjadi bagian dari perjalanan menyusuri kawasan heritage Surabaya. Setelah mengunjungi Jembatan Merah, Gedung Internatio, Museum De Javasche Bank, hingga kawasan Kembang Jepun, pengunjung dapat beristirahat sambil menikmati suasana santai yang ditawarkan kedai ini.

Di tengah geliat pelestarian kawasan Kota Lama Surabaya, kehadiran Saat Seduh Coffee menunjukkan bahwa bangunan dan kawasan bersejarah dapat terus hidup melalui aktivitas ekonomi kreatif yang positif. Kedai ini tidak hanya menjadi tempat menikmati kopi, tetapi juga ruang bertemunya berbagai cerita, ide, dan kenangan yang lahir di tengah kawasan yang telah menjadi bagian penting dari sejarah bangsa.

Melalui secangkir kopi dan suasana yang hangat, Saat Seduh Coffee menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar kuliner. Ia menjadi titik singgah bagi mereka yang ingin menyesap rasa, menikmati sejarah, dan merasakan denyut kehidupan Kota Pahlawan dari salah satu kawasan paling legendaris di Surabaya.

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60