Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60 Example 468x60
BeritaHeadlineJawa TimurKota Surabaya

Walikota Surabaya Perintahkan Perketat Pengamanan Proyek Gorong-gorong

23
×

Walikota Surabaya Perintahkan Perketat Pengamanan Proyek Gorong-gorong

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID SURABAYA, JAWA TIMUR | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengerjakan sejumlah proyek box culvertatau gorong-gorong untuk mengatasi persoalan banjir. Namun, seluruh proyek tersebut kini mendapat perhatian khusus terkait aspek pengamanan menyusul insiden gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah yang menewaskan seorang lansia.

Sebelumnya, kecelakaan terjadi di lokasi proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah pada Jumat (12/6). Insiden tersebut diduga melibatkan unsur kelalaian sehingga menyebabkan seorang perempuan lanjut usia meninggal dunia setelah terperosok ke area proyek.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, saat ini terdapat sekitar delapan hingga 10 proyek gorong-gorong berskala besar yang sedang berjalan di berbagai titik di Kota Pahlawan. Karena sebagian proyek berada di tepi jalan, ia meminta seluruh pihak memastikan pengamanan sesuai standar yang berlaku.

“(Proyek gorong-gorong) besar sekitar 8 sampai 10. Tapi masih banyak yang lainnya. Kemarin di daerah Prapen, penempatan box culvert di tepi jalan, maka saya minta diberikan penanda, ketika malam orang akan tahu bahwa ada tumpukan box,” kata Eri kepada wartawan di Balai Kota, Kamis (18/6/2026).

Eri menjelaskan, durasi pengerjaan setiap proyek berbeda-beda, tergantung panjang pekerjaan, metode pelaksanaan, hingga kondisi lokasi yang dikerjakan.

“Tergantung dari panjang pekerjaan, metode pekerjaan dan lokasi yang dikerjakan. Karena berbeda-beda ya, sesuai dengan rencana kerja dan syarat-syarat (RKS) dan sesuai dengan perencanaan yang diajukan oleh OPD di wilayahnya,” jelasnya.

Berkaca dari insiden gorong-gorong di Margorejo Indah, Eri menegaskan tidak ingin kejadian serupa kembali terulang di lokasi proyek lainnya.

Karena itu, peringatan keras diberikan kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), kontraktor pelaksana, hingga pengawas lapangan atau pimpinan proyek.

“Kemarin sudah ada saksi peringatan terakhir kepada pimpronya dan kepada kepala dinas (DSDABM). Kalau tidak ada pengamanan lagi, maka kepala dinasnya akan diganti,” pungkasnya.

Example 300250 Example 468x60 Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60