BERITAOPINI.ID NAGAN RAYA, ACEH | Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Nagan Raya secara resmi meluncurkan program “Gerakan Tebar Iqra’ dan Al-Qur’an ke TPA-TPA se-Kabupaten Nagan Raya” sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan pendidikan Al-Qur’an bagi generasi muda serta penguatan syiar Islam di Kabupaten Nagan Raya.
Launching perdana program tersebut dipusatkan di TPA Inti Al-Furqan Desa Kuta Baro Jeuram, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya. Program ini merupakan gerakan infaq yang menghimpun bantuan berupa mushaf Al-Qur’an, buku Iqra’, tikar (alas belajar), serta perlengkapan penunjang lainnya untuk disalurkan kepada Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang membutuhkan di seluruh Kabupaten Nagan Raya.
Pada tahap perdana, bantuan disalurkan kepada tiga TPA, yaitu:
- TPA Inti Al-Furqan, Desa Kuta Baro Jeuram.
- TPA Mutmainnah, Desa Alue Tho.
- TPA Inti As-Syarif, Desa Latong.
Launching program ini dihadiri Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) BKPRMI Kabupaten Nagan Raya, Dr. Said Syahrul Rahmad, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRK Nagan Raya. Hadir pula Geuchik Desa Kuta Baro Jeuram Salmas AS, Direktur TPA Inti Al-Furqan M. Dahlan, M.Pd., jajaran pengurus DPD BKPRMI, Brigade Masjid BKPRMI Nagan Raya, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Dr. Said Syahrul Rahmad menegaskan bahwa BKPRMI merupakan organisasi dakwah dan pembinaan umat yang seluruh aktivitasnya bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membangun generasi Qur’ani melalui masjid dan TPA.
Kegiatan BKPRMI adalah kegiatan umat. Karena itu, perlu kita bantu dan kita dorong bersama agar terus bergerak memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam sektor kemasjidan dan pembinaan TPA. TPA adalah tempat lahirnya generasi yang mencintai Al-Qur’an, sehingga sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk memperkuat keberadaannya,” ujarnya.
Menurutnya, Gerakan Tebar Iqra’ dan Al-Qur’an merupakan langkah nyata untuk membantu TPA yang masih memiliki keterbatasan sarana belajar. Ia berharap gerakan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk ikut berpartisipasi dalam membangun pendidikan keagamaan di Kabupaten Nagan Raya.
Sementara itu, Direktur TPA Inti Al-Furqan, M. Dahlan, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian BKPRMI Nagan Raya terhadap keberlangsungan pendidikan Al-Qur’an di TPA.
“Bantuan berupa Al-Qur’an, buku Iqra’, dan tikar belajar ini sangat bermanfaat bagi para santri kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada BKPRMI beserta seluruh donatur yang telah berbagi. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” ungkapnya.
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Nagan Raya, Husen, S.Sy., M.Ag., menjelaskan bahwa Gerakan Tebar Iqra’ dan Al-Qur’an merupakan salah satu program prioritas BKPRMI yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan hingga menjangkau seluruh TPA di Kabupaten Nagan Raya.
Ia menyebutkan, masih banyak TPA yang membutuhkan dukungan, baik berupa Al-Qur’an, buku Iqra’, maupun sarana belajar lainnya. Oleh sebab itu, BKPRMI mengajak pemerintah daerah, dunia usaha, para dermawan, serta seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi melalui gerakan infaq dan sedekah Al-Qur’an.
“Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan menjangkau seluruh TPA di Kabupaten Nagan Raya. Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, para donatur, perusahaan, dan seluruh lapisan masyarakat sangat kami harapkan agar gerakan ini menjadi gerakan bersama dalam membangun generasi Qur’ani. Setiap Al-Qur’an dan Iqra’ yang dibaca oleh para santri akan menjadi amal jariyah bagi para pemberinya,” ujar Husen.
Melalui peluncuran Gerakan Tebar Iqra’ dan Al-Qur’an ini, BKPRMI Kabupaten Nagan Raya berharap tumbuh semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan Al-Qur’an. Program ini diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak TPA yang menerima manfaat, sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat dan melahirkan generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta mencintai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

















