BERITAOPINI.ID SURAKARTA, JAWA TENGAH | Masalah parkir masih membayangi Kota Surakarta. Keberadannya menjadi momok tersendiri pagi para wisatawan yang bersua di kota Surakarta.
Pada Kamis (13/08) seorang wisatawan mengadukan ke laman media sosial, saat dirinya harus membayar Rp. 100.000,- untuk sebuah parkir di Kawasan Masjid Zayed Surakarta.
Pada Jum’at (14/08) Respati Ardi mendatangi para Jukir yang berada di Masjid Zayed Surakarta Jawa Tengah. Masjid yang didanai oleh raja arab itu, sering menjadi tempat rujukan bagi para wisatawan. Mereka berbondong-bondong mengendarai motor, mobil pribadi, hingga bus.
Syahda saat kendaraan terparkir di sekitar Masjid Zayed, para pengunjung harus membayar parkir. Akan tetapi nilai parkir yang diputuskan oleh para Juru Parkir itu terbilang tidak sesuai dengan harga semestinya.
Atas kejadian itu, Walikota Surakarta Respati Ardi langsung melakukan sidak di halaman Masjid Zayed Surakarta, yang diduga menentukan tarif parkir yang tidak rasional.
“Biaya parkir yang di luar ketentuan di bagian barat Masjd Zayed. Tarif yang ngepruk akan membuat wisatawan tidak mau datang kembali ke Solo,” jelas Respati saat ditemui wartawan pada Jum’at (14/08).
Keberadaan tarif parkir yang tidak sesuai ketentuan, dinilai sebagai pungli. Mengani ihwal itu, Respat akan menindak tegas mereka yang berani melakukan pungli di Kota Surakarta.
“Kami akan menindak tegas mereka yang melakukan pungli,” tambahnya.
Berkaitan dengan tarif yang tinggi, Respati akan menentukan tarfi parkir yang terang di sekitar area wisata, agar dalam pelaksanaannya agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak memberatkan para wisatawan atau pengunjung.

















