Example floating
Example floating
Example 468x60 Example 468x60
BeritaDKI JakartaHeadline

Setahun Berjalan, SRMA 10 Jakarta Selatan Dorong Prestasi Siswa dan Persiapan ke Perguruan Tinggi

34
×

Setahun Berjalan, SRMA 10 Jakarta Selatan Dorong Prestasi Siswa dan Persiapan ke Perguruan Tinggi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BERITAOPINI.ID JAKARTA SELATAN, DKI JAKARTA | Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan terus menunjukkan perkembangan positif setelah lebih dari satu tahun menjalankan program pendidikan berbasis asrama. Selain membangun karakter dan kemandirian siswa, sekolah juga mendorong pengembangan prestasi akademik maupun non-akademik serta mempersiapkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Humas SRMA 10 Jakarta Selatan, Nurul Hidaya, S.Pd., Gr., mewakili Kepala SRMA 10 Jakarta Selatan Ratu Mulyaningsih, M.Pd., mengatakan perkembangan siswa selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat terlihat cukup signifikan, khususnya dari sisi kepercayaan diri, kedisiplinan, kemampuan akademik, serta keberanian mengembangkan potensi diri.

“Perubahan yang paling terlihat dari siswa adalah sikap dan perilakunya. Yang sebelumnya kurang percaya diri, sekarang sudah berani tampil di depan menteri maupun pejabat yang berkunjung. Mereka merasa dihargai dan diberikan kesempatan untuk berkembang,” ujar Nurul

Menurutnya, lingkungan pendidikan berbasis asrama memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan secara lebih terarah. Aktivitas siswa tersusun sejak pagi hingga malam, mulai dari pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, pembinaan keagamaan, hingga pendampingan bersama wali asuh.

Pola tersebut juga mendorong siswa untuk lebih disiplin, mandiri, mampu bekerja sama, serta membangun interaksi sosial dengan lingkungan sekitar.

Dorong Prestasi dari Minat dan Bakat Siswa

Salah satu fokus SRMA 10 Jakarta Selatan adalah memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Saat ini terdapat sekitar 15 kegiatan ekstrakurikuler yang dapat diikuti siswa. Dari berbagai kegiatan tersebut, sejumlah siswa mulai menunjukkan prestasi di tingkat kompetisi.

Salah satu bidang yang menonjol adalah seni tari tradisional. Nurul mengatakan siswa SRMA 10 telah beberapa kali mengikuti perlombaan dan meraih prestasi, termasuk pada kompetisi tingkat provinsi.

“Di bidang tari tradisional, anak-anak sudah beberapa kali mengikuti lomba dan meraih kemenangan. Padahal sebelumnya ada yang belum pernah mengikuti sanggar atau pelatihan tari secara khusus,” ungkapnya.

Prestasi juga mulai terlihat dalam bidang olahraga. SRMA 10 memiliki siswa yang menekuni cabang judo dan karate dan telah meraih prestasi dalam berbagai kompetisi.Bahkan, salah satu siswa di bidang judo telah mencapai tingkat internasional. Tiga siswa kembar yang bersekolah di SRMA 10 juga diketahui menekuni cabang olahraga judo.

Menurut Nurul, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa siswa yang sebelumnya mungkin belum memiliki ruang untuk mengembangkan potensinya dapat tumbuh ketika diberikan kesempatan, fasilitas, pembinaan, dan pendampingan yang tepat.

Selain olahraga dan seni, sekolah juga mengembangkan kemampuan komunikasi dan bahasa asing. Siswa mendapatkan kesempatan tampil dalam berbagai kegiatan, termasuk pidato menggunakan bahasa Inggris, Mandarin, dan Arab.

“Kemampuan bahasa asing juga terus kami genjot agar semakin meningkat. Kami ingin lebih banyak lagi siswa yang berprestasi,” katanya.

Kemampuan Akademik Terus Diperkuat

Selain prestasi non-akademik, SRMA 10 Jakarta Selatan juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kemampuan akademik siswa.

Nurul menjelaskan, pada awal mengikuti program, sebagian siswa masih memiliki kemampuan literasi dan numerasi yang perlu diperkuat. Sekolah kemudian menerapkan pembiasaan secara rutin sebelum pembelajaran utama dimulai.

Siswa diberikan latihan secara bertahap, mulai dari kemampuan berhitung dasar, perkalian, literasi hingga bahasa Inggris.

“Sekarang kemampuan literasi, numerasi, dan bahasa Inggris mereka jauh lebih meningkat dibandingkan sebelumnya. Tetapi ini masih terus kami upayakan agar kemampuan akademiknya semakin baik,” jelas Nurul.

Penguatan kemampuan dasar tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi pendidikan lanjutan, khususnya bagi mereka yang memiliki keinginan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Disiapkan Melanjutkan ke Perguruan Tinggi

SRMA 10 Jakarta Selatan ke depan tidak hanya menargetkan siswa meraih prestasi selama berada di sekolah, tetapi juga memastikan mereka memiliki bekal untuk menentukan masa depan setelah lulus.

Sekolah tengah mendorong pengembangan kerja sama dengan berbagai instansi dan perguruan tinggi sebagai bagian dari persiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan.

“Harapannya, setelah lulus dari sini mereka akan melanjutkan ke mana. Kami ingin membangun kerja sama dengan instansi maupun universitas yang nantinya dapat menerima mereka jika ingin melanjutkan kuliah,” ujar Nurul.

Menurutnya, siswa memiliki pilihan masa depan yang beragam. Karena itu, sekolah tidak hanya mempersiapkan siswa yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, tetapi juga memberikan pembekalan bagi siswa yang memilih memasuki dunia kerja.

Bagi siswa yang ingin kuliah, penguatan akademik dan kemampuan bahasa terus dilakukan. Sementara siswa yang memilih bekerja akan diarahkan melalui kegiatan vokasi agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Tidak semua siswa nantinya ingin kuliah. Kalau ada yang ingin bekerja, kami juga menyiapkan mereka agar benar-benar siap memasuki dunia kerja,” katanya.

Menatap Masa Depan Siswa

Setelah lebih dari satu tahun berjalan, SRMA 10 Jakarta Selatan terus memperkuat dua aspek utama, yakni peningkatan prestasi dan persiapan masa depan siswa.

Sekolah menargetkan semakin banyak siswa yang mampu meraih prestasi akademik maupun non-akademik, sekaligus memiliki kemampuan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Target kami adalah meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik. Kami ingin memberikan bekal yang lebih kuat kepada anak-anak agar setelah lulus mereka memiliki pilihan, baik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja,” pungkas Nurul.

Dengan dukungan pembelajaran, sistem asrama, pengembangan minat dan bakat, pendampingan psikologis, serta pembekalan menuju pendidikan tinggi dan dunia kerja, SRMA 10 Jakarta Selatan terus mendorong siswa untuk memaksimalkan kesempatan pendidikan dan mengembangkan potensi yang mereka miliki.

Example 300250 Example 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60