BERITAOPINI.ID DEMAK JAWA TENGAH| Takmir Masjid Agung Demak mengerahkan puluhan pekerja dan relawan secara masif untuk mempercepat proses penyembelihan hingga pengemasan hewan kurban pada perayaan Iduladha, Jumat (27/5). Langkah strategis ini diambil guna memastikan seluruh pendistribusian daging kurban, yang salah satunya mencakup sapi bantuan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dapat tersalurkan kepada masyarakat dengan cepat, merata, dan tepat waktu.
Pelaksanaan prosesi penyembelihan massal tersebut digelar sesaat setelah rampungnya ibadah Salat Iduladha. Mengambil lokasi di halaman MTs NU Demak yang berada tepat di area belakang bangunan Masjid Agung Demak, pihak panitia bekerja dengan alur yang sistematis. Guna memaksimalkan efisiensi dan tenaga, takmir masjid menerjunkan sedikitnya 70 hingga 80 orang tenaga bantuan dengan pembagian tugas spesifik yang telah ditentukan sebelumnya.
Barisan pekerja dan relawan tersebut terdiri atas tenaga profesional maupun partisipan internal masjid. Mereka dibagi ke dalam beberapa pos kerja, mulai dari juru sembelih, tim pencacah tulang, ahli pengulitan hewan, petugas penimbang daging, hingga barisan relawan aktif yang berasal dari anggota takmir serta kelompok remaja Masjid Agung Demak.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Takmir Masjid Agung Demak, KH Abdullah Makhali, menyatakan bahwa pengerahan tenaga yang melibatkan banyak pihak ini merupakan bentuk komitmen panitia dalam melayani umat dan mendistribusikan amanah secara maksimal pada hari raya.
“Kita sembelih pada hari ini semua. Hari ini kita pekerjakan orang mulai dari juru sembelih, juru cacah tulang, juru kelet, juru timbang, dan relawan banyak dari takmir, remaja masjid agung demak, itu total semua sekitar 70-80 orang,” ujar KH Abdullah Makhali, Jumat (27/5).
Pada perayaan hari raya kurban tahun ini, panitia Masjid Agung Demak dipercaya untuk mengelola total 25 ekor hewan kurban. Jumlah tersebut mencakup 15 ekor sapi dan 10 ekor kambing yang berhasil dihimpun dari berbagai elemen. Bantuan hewan kurban mengalir dari pucuk pimpinan negara, pimpinan daerah setempat, hingga sumbangsih tulus para donatur dari kalangan masyarakat umum.
Mengingat jumlah hewan kurban yang tidak sedikit, panitia menargetkan agar seluruh proses eksekusi pemotongan hewan dapat dirampungkan secara tuntas dalam kurun waktu satu hari agar kualitas kesegaran daging tetap terjaga.
“Tahun ini ada 15 sapi, termasuk sapi bantuan Presiden Prabowo, Bupati dan Wakil Bupati Demak, serta donatur dari masyarakat. Semua kita sembelih hari ini,” sambungnya.
Percepatan ritme kerja yang diperlihatkan oleh panitia dan puluhan relawan ini memegang peranan krusial. Daging kurban yang telah ditimbang dan dikemas ditargetkan untuk langsung didistribusikan ke rumah-rumah warga pada hari yang sama. Panitia memprioritaskan masyarakat yang berdomisili di sekitar kawasan masjid sebagai sasaran utama penerima manfaat.
Langkah penyaluran tersebut diambil bukan sekadar bentuk ibadah dan rutinitas perayaan keagamaan, melainkan juga sebagai wujud nyata dari upaya bina lingkungan serta apresiasi sosial dari pihak pengurus masjid terhadap warga setempat. Pihak takmir menyadari betul bahwa dukungan warga sekitar sangat esensial bagi eksistensi dan perkembangan masjid ke depannya.
“Daging kurban ini kita tasyarufkan kepada masyarakat di lingkungan sekitar masjid sebagai bina lingkungan karena masjid ini tidak akan berkembang tanpa dukungan masyarakat sekitar,” katanya.
Sinergi yang terbangun secara rapi antara panitia, pekerja, dan para relawan ini diharapkan mampu mengoptimalkan seluruh rangkaian ibadah kurban di Masjid Agung Demak.
“Semoga cepet selesai dan mudah mudahan semuanya berjalan lancar,” pungkasnya.


















