BERITAOPINI.ID DKI, JAKARTA | Menjelang pembacaan putusan dalam perkara yang menjeratnya, Nadiem Makarim menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diterimanya selama menjalani proses hukum selama satu tahun terakhir. Dalam keterangannya kepada awak media, ia mengaku tidak menghadapi proses tersebut seorang diri karena mendapat dukungan dari keluarga serta berbagai kalangan masyarakat.
“Saya sulit mencari kata-kata karena perasaan terbesar saya adalah sangat bersyukur. Dalam perjuangan satu tahun ini saya tidak sendirian. Apa pun yang terjadi hari ini, saya punya keluarga, dukungan dari berbagai kalangan masyarakat, dan saya punya kebenaran di sisi saya,” ujarnya.
Nadiem berharap putusan yang akan dibacakan dapat mencerminkan keadilan. Meski demikian, ia mengaku menyadari kemungkinan adanya putusan yang tidak sepenuhnya didasarkan pada fakta-fakta yang terungkap selama persidangan.
“Hari ini apa saja bisa terjadi. Harapan saya adalah kemenangan dan keadilan masih ada artinya hari ini. Saya tidak naif, saya menyadari bahwa bisa saja hari ini keputusannya tidak berdasarkan fakta persidangan. Namun saya yakin ada hikmah yang jauh lebih besar dari kasus ini,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk membela dirinya dan keluarganya, tetapi juga mewakili mereka yang merasa dikriminalisasi meski telah bertindak jujur.
“Saya berdiri di sini bukan hanya mewakili keluarga saya, tetapi juga orang-orang jujur yang dikriminalisasi,” ucapnya.
Nadiem berharap perkara yang dialaminya dapat menjadi pelajaran bagi penegakan hukum di Indonesia agar kasus serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.
“Saya harap kasus saya bisa menjadi proses yang lebih baik sehingga hal seperti ini tidak terjadi lagi di negara yang kita cintai ini,” katanya.
Di akhir keterangannya, Nadiem menegaskan bahwa ia tidak menyesali keputusannya mengabdi kepada negara. Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak kehilangan semangat mengabdi, dengan harapan Indonesia mampu memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi setiap warga negara.
“Saya tidak menyesal keputusan saya untuk mengabdi kepada negara, dan saya harap anak muda tidak ragu untuk mengabdi kepada negara. Indonesia harus memberikan harapan kepada anak muda dan kepastian hukum agar kita semua merasa aman untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” tuturnya.


















